Pelatihan Kerja Gratis untuk Pemuda, Solusi Cegah Judi Online dan Tingkatkan Keterampilan

- Publisher

Selasa, 7 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenpora Berkolaborasi Beri Pelatihan Kerja untuk Pemuda, Cegah Dampak Negatif Judi Online. Foto Istimewa/Humas Kemenpora

Kemenpora Berkolaborasi Beri Pelatihan Kerja untuk Pemuda, Cegah Dampak Negatif Judi Online. Foto Istimewa/Humas Kemenpora

INIKEPRI.COM – Untuk mencegah dampak negatif judi online (Judol) yang semakin meresahkan, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meluncurkan program pelatihan kerja bagi pemuda Indonesia. Program itu merupakan hasil kolaborasi antara Kemenpora, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Kitabisa.org.

Melalui pelatihan keterampilan, program itu bertujuan untuk memberdayakan pemuda, termasuk penyandang disabilitas, agar lebih terampil dan berdaya saing di dunia kerja.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menegaskan bahwa penyelesaian masalah pengangguran tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan pihak swasta sangat diperlukan untuk menciptakan solusi yang komprehensif.

“Masalah pengangguran itu bukan masalah dari satu lembaga dan lembaga lain tutup mata. Kita harus bersama mengatasi masalah tersebut dengan kolaborasi antara berbagai pihak, baik itu lembaga pemerintah maupun swasta,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, dikutip Selasa (7/1/2025).

BACA JUGA:  Ini Mobil Terlaris 2022 di Indonesia, Avanza Tak Lagi Teratas

Program pelatihan itu menyasar pemuda dan penyandang disabilitas dari kalangan ekonomi kurang beruntung. Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kerja yang diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup mereka secara signifikan.

“Pendidikan ini harus diberikan kepada individu dari latar belakang yang kurang beruntung. Diharapkan mereka dapat meningkatkan taraf hidup, berdaya, dan mandiri secara ekonomi,” tambah Menpora Dito.

Selain itu, Menpora Dito juga menekankan pentingnya agar pemuda tidak terjebak dalam pengaruh negatif judi online yang dapat merusak kondisi ekonomi mereka. Ia berharap pelatihan ini menjadi jalan bagi pemuda untuk fokus pada pengembangan keterampilan dan karier yang lebih baik.

“Kita ingin melindungi harapan dan cita-cita masyarakat Indonesia agar mereka bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik serta memiliki kesempatan berkarir secara profesional tanpa harus terpengaruh oleh judi online,” ungkap Dito.

BACA JUGA:  Viral! Curhat Istri Sah Yang Berterima Kasih ke Pelakor Ibu 2 Anak yang Rebut Suaminya

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, turut menyoroti pentingnya program pelatihan ini untuk mencegah masyarakat, terutama kalangan ekonomi bawah, terjerat dalam perjudian online. Menurutnya, judi online sering kali menawarkan keuntungan besar namun justru memperburuk keadaan finansial mereka.

Program itu juga melibatkan Teach4Hope by Kitabisa.org, yang mengirimkan 40 peserta untuk mengikuti pelatihan di Yogyakarta dan Jakarta. Program itu terdiri dari tiga fase: pelatihan kelas selama satu bulan, magang selama dua bulan, dan pemantauan serta evaluasi selama sembilan bulan.

Tri Umi Asni, Program Manager Teach4Hope, menyampaikan bahwa peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang yang membutuhkan, seperti yatim piatu dan masyarakat ekonomi menengah bawah. Ia berharap pelatihan ini dapat membantu mereka meningkatkan keterampilan dan memperoleh pekerjaan yang layak.

BACA JUGA:  Fungsi Guling Super Comfy Premium Microfiber

“Kami percaya potensi hebat ada di mana saja, termasuk dari teman-teman dengan latar belakang apapun. Semoga lewat kegiatan ini, peserta pelatihan dapat meningkatkan skill dan kemampuan mereka, serta mendapat kesempatan kerja dan kehidupan yang lebih baik,” kata Tri Umi Asni.

Dengan adanya program itu, Kemenpora dan para mitra berharap dapat menciptakan generasi muda yang lebih mandiri, terampil, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menjauhkan mereka dari pengaruh negatif judi online yang dapat merusak masa depan mereka.

Dengan kolaborasi itu, pemuda Indonesia diberikan kesempatan untuk memperoleh keterampilan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih
Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026
Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya
DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar
iPhone 18 Pro Dirumorkan Tanpa Warna Hitam, Apple Siapkan Warna Baru
ARTOTEL Batam Usung Konsep “Stay with Purpose”, Tawarkan Pengalaman Menginap Berkelanjutan
Kamera iPhone Makin Canggih? Apple Pertimbangkan 200 MP
Bingung Pilih Puasa? Dahulukan Qadha atau Syawal, Ini Jawabannya

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:00 WIB

Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih

Rabu, 15 April 2026 - 06:00 WIB

Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 07:26 WIB

Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya

Selasa, 7 April 2026 - 07:21 WIB

DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar

Jumat, 3 April 2026 - 08:00 WIB

iPhone 18 Pro Dirumorkan Tanpa Warna Hitam, Apple Siapkan Warna Baru

Berita Terbaru