Ekonomi Kepulauan Riau Triwulan IV-2024 Tumbuh 6,94%, Peringkat 3 Nasional Q to Q

- Publisher

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kepri Adi Prihantara. Foto: Diskominfo Kepri

Sekda Kepri Adi Prihantara. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau pada triwulan IV-2024 mencatat pertumbuhan sebesar 5,14 persen (year-on-year) berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), berada di urutan 13 Nasional, sedangkan ekonomi Q to Q (Quarter-to-Quarter) mencatat pertumbuhan sebesar 6,94 persen, menempatkan Kepulauan Riau pada urutan 3 Nasional dan terbaik se-Sumatera.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Kepri Dr. Margaretha Ari Anggorowati saat Rilis Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Kepri, Tanjungpinang, Rabu (5/2/2025).

Margaretha mengatakan bahwa, pertumbuhan ini ditopang oleh sektor industri pengolahan yang menyumbang andil sebesar 2,73 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen net ekspor menjadi pendorong utama dengan kontribusi 3,30 persen, disusul oleh komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 2,31 persen.

Kemudian, Margaretha menjelaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan kinerja ekonomi yang solid meski pertumbuhan tahunan sedikit melambat dibandingkan tahun 2023.

BACA JUGA:  Pergub Lisensi Arsitek Nomor 9/2025 Disosialisasikan, Pastikan Karya Arsitektur Aman dan Berestetika

“Ekonomi Kepulauan Riau pada tahun 2024 tumbuh sebesar 5,02 persen. Walaupun sedikit lebih lambat dibandingkan pertumbuhan 5,16 persen pada tahun sebelumnya, hal ini tetap menunjukkan daya tahan ekonomi yang positif di tengah tantangan global,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Margaretha menyampaikan pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2024 dibandingkan dengan triwulan III-2024 (q-to-q) mengalami peningkatan signifikan sebesar 6,94 persen. Dari sisi produksi, industri pengolahan mencatatkan andil pertumbuhan terbesar sebesar 3,50 persen, diikuti sektor konstruksi sebesar 2,11 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, PMTB memberikan kontribusi terbesar sebesar 2,70 persen, diikuti oleh konsumsi rumah tangga sebesar 2,39 persen.

Margaretha juga menambahkan bahwa kontribusi PDRB Kepulauan Riau pada triwulan IV-2024 mencapai 7,42 persen terhadap total PDRB Pulau Sumatera.

BACA JUGA:  Perjuangan Ansar Berhasil, Pemerintah Pusat Keluarkan Pepres Bebas Visa Kunjungan

“Kinerja ini menunjukkan bahwa Kepulauan Riau tetap menjadi salah satu kontributor utama ekonomi di Sumatera,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara, menyambut baik capaian positif ini sebagai sinyal pemulihan ekonomi di Kepulauan Riau yang semakin kuat. Ia juga mengapresiasi kinerja BPS Kepri yang telah berkontribusi dalam menyediakan data akurat untuk mendukung perencanaan ekonomi.

“Pertumbuhan yang signifikan pada triwulan IV menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong sektor industri pengolahan dan investasi telah memberikan hasil yang positif. Namun, kita harus terus bekerja keras agar pertumbuhan ini semakin inklusif dan merata ke seluruh wilayah,” ujarnya.

Sekdaprov Adi menambahkan bahwa Pemprov Kepri akan terus mendorong kreativitas, inovasi, dan pemikiran baru untuk memperkuat ekonomi daerah. Belanja pemerintah juga akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA:  Dasco Instruksikan Partai KIM Bersatu Menangkan Pasangan CERMIN, Agar Linear dengan Pusat

“Tahun 2025 akan menjadi tahun yang penuh tantangan, tetapi juga peluang besar. Kami akan terus mendukung investasi, memperbaiki infrastruktur, serta memastikan iklim usaha yang kondusif untuk meningkatkan daya saing ekonomi Kepulauan Riau,” tegasnya.

Terakhir, Sekdaprov Adi juga mengingatkan pentingnya persiapan perencanaan ekonomi sesuai arahan Presiden dengan target pertumbuhan 8 persen. Salah satu prioritas adalah program MBG (Meningkatkan Belanja Pemerintah yang Berkualitas) untuk menjaga inflasi tetap terkendali.

“Kita harus memastikan suplai kebutuhan pangan, baik dari sektor pertanian maupun perikanan, tetap terjaga. Ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” tutupnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Retret Lemhannas Jadi Momentum, Ketua DPRD Batam Siap Implementasikan Nilai Kepemimpinan Strategis
Pelepasan 15 Calon Jamaah Haji Belakang Padang Berlangsung Khidmat
Amsakar: Stabilitas Sosial Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam
Hari Kartini 2026, Ketua DPRD Batam Dorong Perempuan Kuasai Ruang Strategis
Batam Terapkan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Kinerja dan Layanan Harus Tetap Optimal
Wali Kota Batam Dorong Penguatan Peran LAM dalam Ranperda
Pulau Penyengat Kian Bersinar, Destinasi Sejarah yang Dorong Ekonomi Kepri
Pemkab Lingga Prioritaskan THR ASN Lewat Kerja Sama dengan BRK Syariah

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:55 WIB

Retret Lemhannas Jadi Momentum, Ketua DPRD Batam Siap Implementasikan Nilai Kepemimpinan Strategis

Selasa, 21 April 2026 - 12:23 WIB

Pelepasan 15 Calon Jamaah Haji Belakang Padang Berlangsung Khidmat

Selasa, 21 April 2026 - 12:14 WIB

Amsakar: Stabilitas Sosial Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam

Selasa, 21 April 2026 - 11:52 WIB

Hari Kartini 2026, Ketua DPRD Batam Dorong Perempuan Kuasai Ruang Strategis

Selasa, 21 April 2026 - 08:02 WIB

Batam Terapkan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Kinerja dan Layanan Harus Tetap Optimal

Berita Terbaru