Gubernur Ansar Pimpin Rapat Pemaparan Proyek Estuary DAM Teluk Bintan dan SPAM

- Publisher

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Pemaparan Rencana Pembangunan Estuary DAM Teluk Bintan dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dipresentasikan oleh Konsorsium PT Tamaris Hydro dan PT Moya Indonesia di Ruang Rapat Utama Lantai IV, Kantor Gubernur Kepri, Dompak. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Rapat Pemaparan Rencana Pembangunan Estuary DAM Teluk Bintan dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dipresentasikan oleh Konsorsium PT Tamaris Hydro dan PT Moya Indonesia di Ruang Rapat Utama Lantai IV, Kantor Gubernur Kepri, Dompak. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad memimpin langsung rapat Pemaparan Rencana Pembangunan Estuary DAM Teluk Bintan dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dipresentasikan oleh Konsorsium PT Tamaris Hydro dan PT Moya Indonesia, bertempat di Ruang Rapat Utama Lantai IV, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Selasa (10/6/2025).

Proyek ini merupakan tindak lanjut atas kebijakan Pemerintah Pusat yang sempat menjadi pembahasan pada ajang World Water Forum di Bali beberapa waktu lalu, dan kini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Gubernur Ansar menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan proyek vital ini.

“Karena pelaksanaannya di daerah, maka tentu tidak terlepas dari berbagai urusan seperti sosial kemasyarakatan, lingkungan, dan pengadaan lahan. Untuk itu, kita undang konsorsium memaparkan agar kita bisa memulai pembahasan awal, dan Pemprov Kepri akan membentuk tim kecil guna mendampingi proses pelaksanaannya. Ini penting karena urusan air adalah urusan hajat hidup orang banyak,” tegas Gubernur Ansar.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Pimpin Rakor Tata Kelola RUSD RAT, Komitmen Wujudkan Rumah Sakit Daerah Berstandar Nasional

Dalam paparannya, Vice President PT Moya Indonesia, Daud, menjelaskan bahwa proyek ini akan berlokasi di Teluk Bintan dengan jaringan transmisi yang mencakup Pulau Bintan dan Batam. Proyek ini dirancang untuk menutup kesenjangan suplai air baku yang diprediksi terjadi pada 2029 di kedua pulau tersebut.

BACA JUGA:  BMKG: Senin Ini, Cuaca Kepri Umumnya Berawan dan Berpotensi Hujan

“Lingkup proyek ini meliputi pembangunan infrastruktur Estuary DAM dan reservoir yang diintegrasikan dengan jalan di atas bendungan, pembangunan unit air baku, dan unit produksi air bersih lengkap dengan jaringan distribusinya,” jelas Daud.

Gubernur Ansar juga menyoroti pentingnya kajian mendalam terkait luasan wilayah daratan yang terdampak, serta keterlibatan masyarakat dalam jangka panjang. Menurutnya, dampak sosial dan ekonomi harus diantisipasi sejak dini.

“Kalau ada skema yang melibatkan masyarakat untuk jangka panjang, itu lebih baik. Kita ingin kehidupan masyarakat juga meningkat dengan adanya proyek ini. Karena itu saya minta konsorsium bisa secara rutin berkomunikasi dengan kita untuk pembahasan yang intensif,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ansar Serahkan Hibah 23 Unit Kendaraan Operasional untuk Organisasi/Yayasan se-Kota Batam

Proyek ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan seperti peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Gubernur Ansar juga menginstruksikan jajarannya untuk memberikan dukungan penuh terhadap percepatan proyek, mulai dari akomodasi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi, integrasi dalam RISPAM, hingga pelaksanaan kajian sosial, ekonomi dan lingkungan serta penetapan lokasi.

“Pemprov Kepri siap mendukung dari sisi regulasi dan fasilitasi. Namun yang paling penting, sosialisasi ke masyarakat. Dampak positifnya besar, terutama untuk ketahanan air dan ekonomi daerah kita ke depan,” pungkas Gubernur Ansar.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

BMKG Gelar Sekolah Cuaca, Cen Sui Lan Dorong Nelayan Natuna Aman dan Mampu Bersaing
DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Cen Sui Lan Salurkan Bantuan Pangan hingga Jaket Pelampung, Warga Natuna Diajak Tak Abaikan Cek Kesehatan
Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga
Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan
Perjuangkan Natuna Bebas Kawasan Kumuh, Cen Sui Lan Bawa Persoalan ke Pemerintah Pusat
Membanggakan! Dendy Setiawan Nugroho, Siswa MTs Madani Tebuireng Bintan Juara 1 Olimpiade Matematika Nasional

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:58 WIB

BMKG Gelar Sekolah Cuaca, Cen Sui Lan Dorong Nelayan Natuna Aman dan Mampu Bersaing

Selasa, 22 September 2026 - 07:00 WIB

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Senin, 21 September 2026 - 17:01 WIB

Cen Sui Lan Salurkan Bantuan Pangan hingga Jaket Pelampung, Warga Natuna Diajak Tak Abaikan Cek Kesehatan

Senin, 21 September 2026 - 16:30 WIB

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Berita Terbaru