Amsakar–Li Claudia Minta Restu DPR: RKA BP Batam 2026 Tembus Rp5,3 Triliun

- Publisher

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Dalam forum yang dipimpin Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, Amsakar memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) BP Batam tahun 2026 senilai Rp5,328 triliun. Anggaran tersebut terbagi dalam Program Dukungan Manajemen Rp1,099 triliun dan Program Pengembangan Kawasan Strategis Rp4,229 triliun.

Amsakar menekankan bahwa 2026 merupakan periode krusial bagi BP Batam, karena masuk tahun kedua pelaksanaan RPJMN 2025–2029, yang menjadi landasan menuju visi Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Batam Jumat 29 Agustus 2025: Mendung Merata, Suhu Stabil di 27–31 Derajat

“BP Batam dituntut untuk mendukung prioritas nasional, khususnya peningkatan investasi, konektivitas, dan daya saing kawasan. Batam harus hadir memberi kontribusi nyata,” tegasnya.

Pagu & PNBP

Pemerintah sebelumnya telah menetapkan pagu BP Batam 2026 sebesar Rp2,447 triliun, naik 18,18 persen dari tahun 2025 sebesar Rp2,071 triliun. Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam juga dipatok setara Rp2,447 triliun, dengan tiga sumber utama:

  • Layanan pengelolaan lahan Rp964,3 miliar (39,39%),
  • Layanan SPAM, fasilitas, dan lingkungan Rp613,29 miliar (25,06%),
  • Layanan kepelabuhanan Rp490,15 miliar (20,2%).
BACA JUGA:  Serap Aspirasi Warga Hinterland, Amsakar Siapkan Solusi Air Bersih dan Pelabuhan Pulau Seraya

Meski begitu, Amsakar menilai alokasi tersebut masih jauh dari kebutuhan riil BP Batam. Karena itu, ia mengusulkan tambahan rupiah murni sebesar Rp2,88 triliun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan investasi.

Fokus Infrastruktur

Tambahan anggaran itu mencakup 94 kegiatan prioritas, dengan porsi terbesar untuk prasarana konektivitas darat Rp1,64 triliun (57%), seperti pembangunan flyover, jalan baru, jembatan, drainase, hingga lanskap jalan.

Selain itu, Rp732,26 miliar (26%) dialokasikan untuk sumber daya air, termasuk pembangunan delapan jaringan distribusi air minum, sistem perpipaan, dan normalisasi waduk.

BACA JUGA:  Momen HJB 195, Rudi dan Amsakar Serukan Kolektivitas Bangun Batam Semakin Maju

Adapun Rp155,93 miliar (5%) diarahkan untuk konektivitas laut dan udara, seperti pengembangan CY Batu Ampar, perbaikan magcobar, ISPS Code, hingga peningkatan Terminal Sekupang.

Sedangkan Rp351,45 miliar (12%) akan digunakan untuk pengembangan kawasan, antara lain Tanjung Banun, renovasi gedung Mall Pelayanan Publik, renovasi Masjid Batul Makmur, hingga pembangunan IPAL di rumah susun.

“Kami berharap dukungan penuh Komisi VI, agar Batam semakin kuat sebagai kawasan strategis nasional dan motor pertumbuhan ekonomi,” tutup Amsakar.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru