Amsakar Bangga Batam Dipercaya Gelar Rakor PAD Nasional: Sinergi Kunci Menuju Daerah Mandiri

- Publisher

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Batam dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Harmoni One Hotel, Selasa (30/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Kota Batam dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Harmoni One Hotel, Selasa (30/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Kota Batam dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Harmoni One Hotel, Selasa (30/9/2025).

Kegiatan ini diikuti lebih dari 400 peserta dari 21 provinsi, 247 kabupaten, dan 76 kota, serta melibatkan UMKM lokal yang menampilkan produk unggulan.

Saat membuka acara, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan dan menekankan pentingnya sinergi antar daerah demi kemandirian fiskal.

“Selamat datang di Batam, Kota Bandar Madani yang menjadi beranda terdepan Indonesia di kawasan barat sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Merupakan kehormatan bagi kami menjadi tuan rumah forum penting ini,” ujarnya.

Menurutnya, optimalisasi PAD merupakan agenda strategis di tengah ketergantungan banyak daerah terhadap dana transfer pusat. Batam sendiri tercatat masuk 9 besar daerah dengan kemandirian fiskal yang baik. Dari target APBD 2026 sebesar Rp4,7 triliun, sekitar Rp2,5 triliun diproyeksikan bersumber dari PAD.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam Sidak PT ASL Tanjunguncang, Tekankan Pembenahan dan Penanganan Korban Pasca Kebakaran

“Artinya, PAD Batam sudah menyumbang lebih dari 50 persen dan menjadi penopang utama pembangunan kota. Tentu ini capaian yang patut kita syukuri,” jelasnya.

Selain fiskal, Batam juga memperkuat sektor pariwisata sebagai penopang ekonomi. Kota ini kini dikenal sebagai salah satu dari 10 destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) utama di Indonesia.

“Alhamdulillah, tahun 2024 lalu Batam dikunjungi 1,3 juta wisatawan mancanegara dan 3,3 juta wisatawan domestik. Berbagai event internasional juga digelar di sini, mulai dari kejuaraan bulutangkis tiga negara hingga festival musik lintas budaya,” ungkap Amsakar.

Ia menambahkan, kehadiran peserta rakor dari berbagai daerah menambah citra Batam sebagai kota tujuan pertemuan berskala nasional sekaligus mendorong perputaran ekonomi.

BACA JUGA:  Komen Di FB Lecehkan Polisi, Pria Ini Akhirnya Serahkan Diri

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga memaparkan keunikan tata kelola Batam yang memiliki dua entitas, yakni Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Setelah terbit PP 62/2019 yang menetapkan Wali Kota sekaligus sebagai Ex-Officio Kepala BP Batam, keduanya kini berjalan seiring.

“Kalau dulu seperti satu kapal dengan dua nahkoda, sekarang satu kapal dengan dua mesin. Hasilnya pembangunan semakin cepat,” jelasnya.

Dengan pembagian peran, Pemko fokus pada layanan publik, sedangkan BP Batam menangani investasi dan pengembangan ekonomi. Sinergi ini diyakini memperkuat daya saing sekaligus mendongkrak PAD.

Amsakar berharap rakor ini menjadi wadah berbagi strategi dan inovasi antardaerah, sekaligus menyamakan pola pikir, menyusun langkah konkret, dan memperkuat kolaborasi.

“Dengan sinergi ini, setiap daerah dapat menggali potensi tanpa mengabaikan keadilan dan kepatuhan. Substansi pertemuan ini diharapkan menjadi benang merah bagi pola sikap dan tindak yang bisa diterapkan di daerah masing-masing,” tutupnya.

BACA JUGA:  Guru Honorer Tewas Gantung Diri di SMK Negeri 5 Batam

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Batam, Azmansyah, menegaskan rakor ini merupakan amanah Kementerian Dalam Negeri yang menunjuk Batam sebagai tuan rumah. Kegiatan ini sendiri berlandaskan UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara serta PP Nomor 35 Tahun 2003 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Rakor menghadirkan Direktur Pendapatan Daerah Kemendagri, Teguh Nartomo, bersama sejumlah narasumber yang membahas strategi optimalisasi PAD dan implementasi KPBU daerah dengan dukungan lembaga keuangan.

“Bapenda Batam juga akan berbagi pengalaman dalam mengelola PAD. Harapannya, forum ini jadi ajang belajar bersama sekaligus memperkuat sinergi antardaerah,” ujar Azmansyah.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan
Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha
BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Buka TMMD ke-130, Amsakar: Pembangunan Harus Dirasakan Langsung Masyarakat
BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air
Blackout Batam-Bintan, KNPI Kepri Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Transparansi Investigasi PLN Batam
Renovasi Kantor, Layanan BPJS Kesehatan Batam Pindah ke MPP Mulai 14 Oktober
BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:30 WIB

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Buka TMMD ke-130, Amsakar: Pembangunan Harus Dirasakan Langsung Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air

Berita Terbaru