INIKEPRI.COM – Fenomena anak muda yang mengalami penyakit yang dulu identik dengan usia 40–50 tahun kini makin sering ditemui.
Tidak sedikit remaja hingga usia 30-an mengeluhkan tekanan darah tinggi, kolesterol di atas normal, gula darah meningkat, jantung berdebar, mudah lelah meski hanya naik tangga, hingga sesak napas.
Lantas, apa yang membuat generasi muda lebih rentan mengalami gangguan kesehatan yang biasanya muncul pada usia lebih tua?
Penjelasan tersebut dipaparkan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Klinik Kiera, dr. Erta, Sp.JP, melalui akun Facebook “Erta Priadi Wirawija”.
Perubahan Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama
Menurut dr. Erta, gaya hidup masyarakat masa kini telah berubah drastis dibandingkan generasi sebelumnya. Banyak kebiasaan anak muda yang perlahan melemahkan kesehatan tubuh, di antaranya:
1. Kurang bergerak (malas aktivitas fisik)
Aktivitas fisik yang minim membuat metabolisme tubuh menurun, sehingga risiko obesitas, hipertensi, dan kolesterol tinggi meningkat even tanpa kebiasaan merokok.
2. Sering begadang
Kurang tidur menyebabkan stres hormon meningkat, memicu tekanan darah tinggi, gangguan gula darah, hingga memperberat kerja jantung.
3. Pola makan tidak sehat
Anak muda kini lebih sering mengonsumsi:
- makanan cepat saji,
- gorengan,
- makanan tinggi lemak jenuh,
- serta minuman manis setiap hari.
Kebiasaan ini secara bertahap merusak pembuluh darah dan jantung.
4. Tingginya tingkat stres
Tekanan kerja, perkuliahan, dan persoalan sosial membuat anak muda rentan stres kronis. Kondisi ini berdampak langsung pada sistem kardiovaskular dan metabolisme tubuh.
Penyakit Jantung Tidak Muncul Mendadak
dr. Erta menegaskan bahwa penyakit jantung pada usia 50 tahun bukanlah masalah yang muncul tiba-tiba.
Akar penyebabnya justru telah dimulai sejak masa sekolah, ketika anak-anak terbiasa:
- sering jajan makanan tidak sehat,
- jarang olahraga,
- tidur larut malam,
- hingga tidak memiliki literasi mengenai kesehatan dasar.
Sayangnya, banyak orang baru menyadari dampaknya ketika gejala serius mulai muncul di usia dewasa.
Kasus Penyakit Tidak Menular Meningkat Tajam
Di era modern ini, kasus penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung pada usia muda meningkat dengan cepat. Dunia berubah, namun banyak pola hidup masyarakat yang tidak ikut berkembang menjadi lebih sehat.
Salah satu penyebabnya adalah minimnya pendidikan kesehatan sejak usia dini. Banyak anak muda tidak mengetahui batas konsumsi gula harian yang aman atau bagaimana cara memilih makanan yang baik untuk jantung.
Pentingnya Literasi Kesehatan Sejak Sekolah
Menurut dr. Erta, edukasi kesehatan seharusnya menjadi bagian penting dalam pembelajaran dasar di sekolah setara dengan kemampuan membaca dan berhitung.
Beberapa pengetahuan yang mestinya diperkenalkan sejak dini antara lain:
- pentingnya aktivitas fisik harian,
cara tidur yang sehat, - memahami makanan yang baik untuk jantung,
- bahaya konsumsi gula berlebih,
perbedaan kolesterol baik dan kolesterol jahat.
Pengetahuan sederhana seperti itu dapat menurunkan risiko penyakit serius ketika dewasa dan membantu membangun generasi yang lebih sehat.
Penulis : DI
Editor : IZ

















