Kenali Gejala “Angin Duduk”: Serangan Jantung yang Sering Disangka Masuk Angin

- Admin

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Istilah angin duduk kerap terdengar dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Banyak orang mengaitkannya dengan kondisi mirip masuk angin.

Padahal, dalam dunia medis, istilah ini merujuk pada serangan jantung, sebuah keadaan darurat yang sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa bila tidak segera ditangani.

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhenti akibat penyumbatan pada pembuluh koroner. Kondisi ini bisa datang tiba-tiba, dan tak jarang membuat penderitanya salah mengira bahwa keluhan yang muncul hanya gejala ringan.

Untuk itu, masyarakat perlu memahami tanda-tanda serangan jantung sejak dini. Berikut gejala angin duduk yang patut diwaspadai:

Baca Juga :  Perlindungan Vaksin AstraZeneca Cuma Bertahan 6 Bulan

1. Nyeri dada

Keluhan paling umum berupa tekanan hebat, rasa diremas, panas, atau tertindih beban berat pada bagian tengah dada. Nyeri ini dapat berlangsung beberapa menit, menghilang, lalu muncul kembali.

2. Nyeri menjalar

Rasa sakit tidak hanya terpusat di dada, tetapi juga dapat menjalar ke:

  • lengan kiri
  • rahang
  • leher
  • punggung
  • bahu

Gejala ini sering menjadi pertanda kuat terjadinya gangguan aliran darah ke jantung.

3. Sesak napas

Penderita dapat merasakan kesulitan bernapas meski tidak melakukan aktivitas berat. Sesak ini bisa muncul bersamaan dengan nyeri dada, namun juga dapat terjadi tanpa keluhan dada sama sekali.

Baca Juga :  Penyebab Anak Muda Makin Gampang Sakit, Ini Penjelasan Dokter

4. Mual, muntah, atau mulas

Banyak kasus serangan jantung disalahartikan sebagai masuk angin karena timbul rasa mulas, mual, atau ingin muntah. Padahal, ini salah satu tanda awal gangguan jantung.

5. Keringat dingin

Tubuh tiba-tiba mengeluarkan keringat dingin tanpa aktivitas fisik atau faktor pemicu lain. Kondisi ini biasanya terjadi saat tubuh merespons rasa nyeri dan stres akibat penyumbatan arteri.

Baca Juga :  Masyarakat Umum sudah Bisa Vaksinasi Booster Kedua per 24 Januari 2023

6. Lemas atau pusing

Penderita dapat merasa sangat lemas, goyah, bahkan seperti akan pingsan. Hal ini menandakan aliran darah dan oksigen ke otak ikut terganggu.

7. Jantung berdebar tidak normal

Detak jantung dapat menjadi sangat cepat, tidak teratur, atau terasa seperti berhenti sejenak. Irama jantung yang kacau bisa menjadi sinyal bahwa jantung sedang mengalami tekanan berat.

Para ahli kesehatan menegaskan, setiap keluhan tersebut harus diperlakukan sebagai kondisi gawat darurat. Semakin cepat penderita mendapatkan pertolongan medis, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan jantung permanen.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Jangan Remehkan Sinar Matahari Pagi, Ini Manfaatnya bagi Tubuh
Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita
Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik
Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 08:05 WIB

Jangan Remehkan Sinar Matahari Pagi, Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:47 WIB

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:56 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Berita Terbaru