Hari Jadi Batam Diwarnai Demonstrasi, LAM Angkat Bicara Soal Marwah Daerah

- Publisher

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris LAM Kota Batam, Yunus. Foto: INIKEPRI.COM

Sekretaris LAM Kota Batam, Yunus. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam menyayangkan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Batam yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Batam.

Sekretaris LAM Kota Batam, Yunus, menilai bahwa secara substansi, tuntutan yang disampaikan buruh merupakan bagian dari hak demokrasi dan dapat saja dipahami. Namun, ia menegaskan bahwa waktu pelaksanaan aksi dinilai tidak tepat, karena dilakukan pada hari yang memiliki nilai historis dan sakral bagi masyarakat Batam.

BACA JUGA:  Peringati 25 Tahun LAM, Amsakar Ajak Rawat Harmoni Batam Rumah Kita

“Kalau soal tuntutan, bisa saja kita sependapat. Itu hak demokrasi. Tetapi harinya tidak tepat. Kenapa harus di Hari Jadi Batam, padahal masih ada 365 hari lainnya,” ujar Yunus, Kamis (18/12/2025).

Menurut Yunus, Hari Jadi Kota Batam merupakan momentum kebanggaan bersama yang seharusnya dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. Peringatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah, tokoh pendiri, dan jati diri masyarakat Batam.

BACA JUGA:  Buka Puasa di HARRIS Resort Barelang, Dapatkan Kesempatan Menang iPhone 12

“Ini hari ulang tahun kita bersama, hari besar bagi Kota Batam. Aksi demonstrasi di hari ini menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap Nong Isa dan juga masyarakat Batam,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, meskipun pihak SPSI telah menyampaikan permintaan maaf atas aksi tersebut, rasa kecewa tetap dirasakan oleh LAM dan masyarakat adat Melayu. Menurutnya, permintaan maaf tidak serta-merta menghapus kekecewaan atas terganggunya kekhidmatan peringatan hari bersejarah.

BACA JUGA:  Isdianto Ingatkan Komitmen PLN untuk Masyarakat

Lebih lanjut, Yunus menegaskan sikap LAM Kota Batam yang secara prinsip menolak pelaksanaan aksi demonstrasi pada hari-hari besar dan bersejarah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Bagi kami, haram hukumnya melakukan aksi demo di Hari Jadi Batam maupun pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Hari-hari tersebut harus dijaga marwah dan kehormatannya,” pungkas Yunus.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami
BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar
Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta
May Day Berbeda di Batam: Buruh Kompak Angkut Puluhan Ton Sampah
Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif
Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam
Amsakar Kukuhkan Ketua dan Pengurus IWAKUSI Batam, Erlita Kembali Jadi Ketua
Amsakar-Li Claudia Perjuangkan Kampung Tua dalam Revisi RTRW Kepri 2026

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:36 WIB

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:35 WIB

BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:32 WIB

May Day Berbeda di Batam: Buruh Kompak Angkut Puluhan Ton Sampah

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:59 WIB

Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:04 WIB

Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam

Berita Terbaru