Batam Siap Jadi Pusat Eksekusi Industri Global, BP Batam Perluas Jaringan Investasi di Singapura

- Publisher

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Foto: INIKEPRI.COM/BP Batam

SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Foto: INIKEPRI.COM/BP Batam

INIKEPRI.COM — BP Batam menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah Batam dari sekadar kawasan insentif menjadi platform eksekusi industri tercepat di Asia Tenggara. Hal ini disampaikan oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menghadiri SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.

Kehadiran delegasi BP Batam, yang mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, merupakan langkah nyata dalam memperkuat posisi Batam sebagai mitra strategis industri global di era Industry 5.0.

Forum ini dihadiri para pemimpin industri, regulator, dan investor dunia untuk memetakan arah manufaktur di era Industry 5.0. Dalam diskusi tersebut, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dan penguatan ketahanan rantai pasok regional menjadi agenda utama guna menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis.

BACA JUGA:  BP Batam Pulihkan Bekas Tambang Pasir Ilegal, Perusak Lingkungan Akan Diberi Sanksi Tegas

Dukungan kuat terhadap kolaborasi regional pun mengalir dari petinggi Singapura, mulai dari Presiden SMF Lennon Tan hingga Minister of State for Trade and Industry Singapura, Gan Siow Huang. Mereka sepakat bahwa kerja sama lintas batas merupakan kunci utama dalam memperkuat daya saing kawasan di tengah transformasi teknologi yang masif.

Sejalan dengan semangat tersebut, Fary Djemy Francis menekankan bahwa persaingan investasi saat ini bukan lagi soal siapa yang memberi insentif terbesar, melainkan siapa yang paling cepat mewujudkan operasional pabrik.

BACA JUGA:  China Uji Coba Vaksin COVID-19 Hirup

“Fokus kami sederhana: mempercepat waktu dan menghilangkan ketidakpastian. Investor butuh kepastian bahwa rencana mereka bisa langsung dieksekusi di lapangan tanpa hambatan birokrasi,” tegas Fary.

Selain mengikuti forum utama, BP Batam juga menggelar pertemuan strategis dengan unit FDI Advisory United Overseas Bank (UOB). Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan pipeline (daftar) investor potensial dan merancang program promosi bersama yang lebih terukur untuk menarik industri manufaktur teknologi tinggi ke Batam.

Tak hanya soal infrastruktur, BP Batam juga fokus pada penguatan talenta melalui program Strategic Mentoring & Investor Insight Lab. Program ini membekali para Duta Investasi BP Batam dengan kemampuan komunikasi berbasis solusi untuk menghadapi kebutuhan investor global yang semakin kompleks.

BACA JUGA:  Masuk RPJMN 2025-2029, BP Batam Paparkan Status Proyek Rempang Eco-City

Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, yang juga hadir sebagai panelis dalam sesi khusus Batam–Bintan–Karimun, menambahkan bahwa reformasi perizinan dan layanan terintegrasi di Batam saat ini sudah berada di jalur yang tepat untuk mendukung operasional industri manufaktur ekspor.

Dengan penyederhanaan aturan dan infrastruktur yang terus diperkuat, BP Batam optimistis Batam akan tetap menjadi pilihan utama bagi perusahaan global yang ingin melakukan ekspansi cepat di kawasan Asia Tenggara.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi
Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:31 WIB

Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WIB

Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Berita Terbaru