Amsakar Paparkan Strategi Tekan Pengangguran di Batam di Ajang Nasional: Ekonomi Tumbuh, Pengangguran Turun

- Publisher

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan strategi serta capaian Pemerintah Kota Batam dalam menekan tingkat pengangguran terbuka saat mengikuti presentasi kepala daerah pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri tersebut digelar secara daring pada Rabu (1/4/2026), dan diikuti dari Ruang Rapat Embung Fatimah, Kantor Wali Kota Batam.

Dalam paparannya, Amsakar menyampaikan gambaran umum Kota Batam yang memiliki luas wilayah 1.020,28 kilometer persegi, terdiri atas 454 pulau, 12 kecamatan, dan 64 kelurahan, dengan jumlah penduduk mencapai 1.394.459 jiwa.

Dari sisi ekonomi, Batam menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Pada 2024, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 6,69 persen dan meningkat menjadi 6,76 persen pada 2025.

BACA JUGA:  Tok! NasDem Beri Rekomendasi untuk Amsakar dan Li Claudia di Pilwako Batam

“Persentase kemiskinan juga menurun, dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025. Tingkat pengangguran terbuka turut turun dari 7,68 persen menjadi 7,57 persen,” ujar Amsakar.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tingginya arus migrasi menjadi tantangan utama dalam pengendalian pengangguran. Batam tercatat sebagai salah satu dari lima daerah dengan tingkat migrasi tertinggi di Indonesia, bersama wilayah seperti Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Bandung.

Sepanjang 2025, jumlah penduduk yang keluar dari Batam tercatat 31.353 jiwa, sementara penduduk yang masuk mencapai 49.009 jiwa, sehingga terdapat selisih 17.656 jiwa pendatang baru.

BACA JUGA:  [Video]Alamak, Berani Kali! Pria ini Nekat Terjun dari Jembatan 1 Barelang

“Selisih ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan lapangan kerja dan jumlah pencari kerja,” jelasnya.

Menurut Amsakar, tingginya minat masyarakat untuk datang ke Batam dipengaruhi oleh persepsi sebagai daerah dengan peluang ekonomi dan lapangan kerja yang menjanjikan. Namun di sisi lain, kondisi ini memunculkan sejumlah persoalan, seperti kesenjangan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri, persaingan antara tenaga kerja lokal dan pendatang, hingga transformasi industri menuju sektor digital dan manufaktur maju.

Selain itu, masuknya tenaga kerja dengan keterampilan terbatas juga menjadi tantangan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

BACA JUGA:  Unjuk Rasa di DPRD Batam, Puluhan Buruh Tuntut Kilo 190 Disahkan terkait Pelecehan di Ruang Kerja

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Batam menjalankan tiga program strategis utama, yakni perencanaan tenaga kerja, pelatihan kerja dan peningkatan produktivitas, serta penempatan tenaga kerja.

Dalam pelaksanaannya, Pemko Batam juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan swasta, lembaga pelatihan kerja, perguruan tinggi, hingga Balai Latihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan.

Kerja sama juga diperluas dengan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia serta lembaga penyalur tenaga kerja guna memperluas akses kesempatan kerja.

Melalui berbagai langkah tersebut, Amsakar optimistis Batam mampu terus menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja di tengah pertumbuhan ekonomi yang positif dan tingginya arus migrasi.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Purnama Katiga di Muka Kuning, Pesan Harmoni Menggema dari Pura Satya Dharma
Genangan Berkurang, 29 Titik Banjir Batam Ditangani BP Batam
Bukan Sekadar Piala, Amsakar Jadikan Penghargaan Nasional sebagai Cambuk Batam
Batam-Penang Buka Rute Penerbangan Langsung Mulai 18 Oktober 2026
GSIH Diluncurkan di Batam, Firmansyah: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Jadi Tersangka Pembunuhan di Mentarau
Tak Perlu Datang ke Kantor, Warga Batam Bisa Urus Akta Kelahiran via IKD
Batam dan Medan Jajaki Kerja Sama Investasi, UMKM hingga Penyerapan Tenaga Kerja

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Purnama Katiga di Muka Kuning, Pesan Harmoni Menggema dari Pura Satya Dharma

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Bukan Sekadar Piala, Amsakar Jadikan Penghargaan Nasional sebagai Cambuk Batam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Batam-Penang Buka Rute Penerbangan Langsung Mulai 18 Oktober 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:13 WIB

GSIH Diluncurkan di Batam, Firmansyah: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Jadi Tersangka Pembunuhan di Mentarau

Berita Terbaru