Keluarga Pasien Mengaku Diusir Oknum Security di IGD RSUD Embung Fatimah, Rico Minta Evaluasi Pelayanan

- Publisher

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Embung Fatimah. Foto: Istimewa

RSUD Embung Fatimah. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Embung Fatimah Batam kembali menjadi sorotan. Pimpinan Umum sekaligus Pimpinan Redaksi RBNnews.co.id, Rico Yuliansyah, mengaku mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan dari seorang petugas keamanan saat menunggu anggota keluarganya yang tengah menjalani perawatan di IGD, Senin (1/6/2026) malam.

Peristiwa itu disebut terjadi ketika Rico datang untuk menjenguk adik kandungnya yang sedang mendapatkan penanganan medis di ruang IGD. Saat itu, kondisi ruang tunggu disebut cukup penuh sehingga Rico memilih duduk di area dekat dinding sambil menunggu perkembangan kondisi keluarganya.

Tidak lama kemudian, adik Rico yang lain datang untuk mengantarkan makanan kepada pasien. Namun situasi berubah ketika seorang petugas keamanan menghampiri dan meminta sejumlah anggota keluarga pasien keluar dari area IGD.

BACA JUGA:  Pemko Batam Klarifikasi Isu Nakes Tak Terima Jaspel, Kadiskominfo: Sudah Dibayarkan Sesuai Ketentuan

Menurut Rico, petugas tersebut menyampaikan bahwa hanya satu orang keluarga yang diperbolehkan berada di dalam area IGD untuk mendampingi pasien.

Rico mengaku tidak mempermasalahkan aturan tersebut. Namun, ia menilai cara penyampaian yang dilakukan petugas kurang mengedepankan etika pelayanan kepada keluarga pasien.

“Saya memahami jika memang ada aturan rumah sakit terkait pembatasan keluarga yang mendampingi pasien. Tetapi yang saya sesalkan adalah cara penyampaiannya yang menurut saya kurang humanis,” ujar Rico.

Perdebatan antara keduanya kemudian terjadi hingga berlanjut ke luar area gedung IGD. Rico mengaku semakin kecewa setelah petugas keamanan tersebut dinilai memberikan respons yang tidak mencerminkan pelayanan publik.

BACA JUGA:  Beredar Ramalan: Agama Baru Lahir di Indonesia, Akan Gemparkan Dunia
Petugas keamanan di RSUD Embung Fatimah Batam. Hingga berita ini diterbitkan, pihak rumah sakit masih diupayakan untuk memberikan konfirmasi terkait peristiwa yang dilaporkan. Foto: INIKEPRI.COM

Insiden itu kemudian menarik perhatian sejumlah petugas keamanan lainnya yang datang ke lokasi untuk meredam situasi.

Sebagai aktivis pemerhati kebijakan publik, Rico menilai kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi manajemen RSUD Embung Fatimah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, rumah sakit tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis yang baik, tetapi juga pelayanan umum yang mengedepankan empati dan komunikasi yang santun kepada pasien maupun keluarga pasien.

“Rumah sakit adalah tempat masyarakat mencari pertolongan. Karena itu seluruh petugas, termasuk petugas keamanan, harus memahami bagaimana memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” katanya.

BACA JUGA:  RSUD Batam Tutup Sementara Akibat Covid-19

Rico meminta manajemen RSUD Embung Fatimah melakukan evaluasi terhadap petugas yang terlibat dalam insiden tersebut agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Selain itu, ia juga berharap rumah sakit terus melakukan pembenahan terhadap sistem pelayanan secara menyeluruh demi meningkatkan kenyamanan masyarakat yang datang berobat.

“Kami berharap ada evaluasi dan pembinaan. Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan siapa, tetapi agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik ke depan,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Embung Fatimah maupun petugas keamanan yang disebut dalam kejadian tersebut belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi dan hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Viral Tarif Sampah Rp497 Ribu di Batam, DLH Bantah Surat Swasta Mengatasnamakan Mitra Resmi
Benarkah Ini UFO? Penampakan Objek Misterius di Laut Natuna, Mirip Rekaman Rahasia Pentagon
Heboh di Batam, Beras Harumas Dikeluhkan Konsumen: Diduga Turun Mutu, Nasi Lembek hingga Cepat Basi
Out of The Box! Open Trip ke SP Plaza Batu Aji Ramai Peminat, Ada yang Ingatkan Wajib Bawa Paspor
Rezeki Tak Terduga: Lansia di Penang – Malaysia Menang Lotre Rp170 M
Terjadi Lagi! Supir Truk Ugal-ugalan di Batam, Ditegur Malah Memepet Mobil dan Turun Bak ‘Bang Jago’
Terungkap, Aktivitas Terakhir Selebgram Lula Lahfah Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia
Niat Bantu Berujung Petaka, Selebgram Batam Rugi Rp100 Juta Ditipu Modus Servis HP

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:59 WIB

Keluarga Pasien Mengaku Diusir Oknum Security di IGD RSUD Embung Fatimah, Rico Minta Evaluasi Pelayanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:49 WIB

Viral Tarif Sampah Rp497 Ribu di Batam, DLH Bantah Surat Swasta Mengatasnamakan Mitra Resmi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:54 WIB

Benarkah Ini UFO? Penampakan Objek Misterius di Laut Natuna, Mirip Rekaman Rahasia Pentagon

Minggu, 12 April 2026 - 17:30 WIB

Heboh di Batam, Beras Harumas Dikeluhkan Konsumen: Diduga Turun Mutu, Nasi Lembek hingga Cepat Basi

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:25 WIB

Out of The Box! Open Trip ke SP Plaza Batu Aji Ramai Peminat, Ada yang Ingatkan Wajib Bawa Paspor

Berita Terbaru