Dari Gowes ke Aksi Sosial, H. Raja Mustakim Dengarkan Keluhan Nelayan Sungai Ulu

- Publisher

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Founder KPDN Raja Mustakim menyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Sungai Ulu. Foto: Istimewa

Founder KPDN Raja Mustakim menyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Sungai Ulu. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Aktivitas bersepeda yang dilakukan Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN) tidak berhenti pada olahraga dan kebersamaan. Dalam kegiatan KPDN Goes ke Desa Sungai Ulu, Minggu (13/9/2026), rombongan komunitas juga menyempatkan diri menyambangi kampung nelayan di kawasan pelabuhan Sungai Ulu.

Kunjungan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi KPDN untuk melihat lebih dekat kehidupan masyarakat pesisir. Tidak hanya berbincang, rombongan juga menyalurkan 20 paket sembako kepada warga.

Rombongan KPDN berangkat bersama dari Rumah Dinas Bupati Natuna Cen Sui Lan menuju Sungai Ulu dengan bersepeda.

Founder Yayasan KPDN sekaligus Ketua Dewan Pengarah KPDN, H. Raja Mustakim, hadir bersama Ketua Dewan Pembina KPDN, Hadi Chandra, serta sejumlah anggota komunitas.

Kegiatan itu turut diikuti Adi, Staf Khusus Bupati Natuna yang merupakan warga Sungai Ulu sekaligus bagian dari keluarga besar KPDN. Kehadiran Adi membantu rombongan berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Memetakan Ulang Masa Depan Midai: Sawah Baru, Pantai Aman, Jalur Logistik Kuat

Raja Mustakim Berbaur dengan Nelayan

Setibanya di kawasan pelabuhan, H. Raja Mustakim langsung menyapa para nelayan yang berada di lokasi.

Suasana pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban. Di tengah aktivitas masyarakat pesisir, Raja Mustakim mendengarkan cerita serta keluhan nelayan mengenai keseharian mereka, termasuk persoalan yang dihadapi dalam menjalankan pekerjaan.

Ia juga turut membantu aktivitas nelayan di kawasan pelabuhan.

Sikap tersebut memperlihatkan bahwa kunjungan KPDN tidak sekadar agenda seremonial. Kehadiran komunitas diarahkan untuk membangun komunikasi langsung dengan warga sekaligus memahami kondisi masyarakat dari dekat.

“Kalau kita ingin mengetahui kondisi masyarakat, tentu harus datang dan bertemu langsung. Kita dengarkan apa yang mereka sampaikan, apa yang mereka butuhkan. Mudah-mudahan kehadiran kita bisa memberikan manfaat,” ujar H. Raja Mustakim.

BACA JUGA:  Berkat Cen Sui Lan, Ancaman Abrasi Pulau Kepala di Natuna Bisa Teratasi

Menurutnya, pertemuan langsung menjadi cara penting untuk memahami kebutuhan masyarakat. Sebab, berbagai persoalan yang dihadapi warga tidak selalu dapat terlihat hanya dari jauh.

Salurkan 20 Paket Sembako

Kepedulian KPDN kemudian diwujudkan melalui aksi sosial dengan menyerahkan 20 paket sembako kepada warga di kampung nelayan kawasan pelabuhan Sungai Ulu.

Bantuan tersebut diserahkan dalam suasana sederhana dan kekeluargaan. Warga menyambut kedatangan rombongan dengan hangat, sementara anggota KPDN turut berbincang dan membangun suasana kebersamaan bersama masyarakat.

Bagi KPDN, paket sembako yang dibagikan bukan hanya bantuan kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, aksi tersebut menjadi bentuk perhatian dan pesan bahwa masyarakat tidak berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan.

Komunitas yang Hadir dan Peduli

BACA JUGA:  WOW! Salim Group Lirik Potensi Kelapa Natuna

KPDN Goes ke Sungai Ulu memiliki makna lebih luas dari sekadar kegiatan bersepeda.

Gowes menjadi sarana untuk mempererat hubungan antaranggota, sementara kunjungan ke kampung nelayan membuka ruang perjumpaan dengan masyarakat.

Kehadiran H. Raja Mustakim, Hadi Chandra dan keluarga besar KPDN menunjukkan upaya komunitas untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan yang disertai kepedulian sosial.

Komunitas yang tumbuh dari kecintaan terhadap permainan domino itu tidak hanya diarahkan sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Dari Sungai Ulu, KPDN kembali membawa pesan sederhana: kebersamaan akan memiliki arti lebih besar ketika diikuti kepedulian dan tindakan nyata.

Sebab, hadir di tengah masyarakat bukan hanya tentang datang dan menyapa, tetapi juga tentang mendengarkan, memahami, lalu berusaha memberikan manfaat sesuai kemampuan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Demi Lindungi Anak-anak, Bupati Cen Sui Lan Perpanjang BDR Natuna hingga 12 September
Tak Mau Kecolongan, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Posko Karhutla dan Siagakan Damkar 24 Jam
Kabut Asap Memburuk, Seluruh Sekolah Natuna Belajar dari Rumah Mulai Hari Ini, Bupati Cen: “Kasihan Anak-anak”
Penutupan HUT RI di Air Tawak, Raja Mustakim Turun Bertanding dan Bawa Semangat Kebersamaan
KPDN Tak Sekadar Bagi Sembako, 37 Petugas Kebersihan Natuna Diajak Sarapan dan Curhat
Cen Sui Lan Benahi Bansos Natuna, Data Penerima Diperbarui Setiap Bulan
Cen Sui Lan Tekankan Uang Desa Harus Kembali kepada Masyarakat
Duel Ekshibisi di Natuna: Dua Kades Takluk, Rekor Apollo Raja Mustakim Berlanjut

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:43 WIB

Dari Gowes ke Aksi Sosial, H. Raja Mustakim Dengarkan Keluhan Nelayan Sungai Ulu

Kamis, 10 September 2026 - 08:36 WIB

Demi Lindungi Anak-anak, Bupati Cen Sui Lan Perpanjang BDR Natuna hingga 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 10:11 WIB

Tak Mau Kecolongan, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Posko Karhutla dan Siagakan Damkar 24 Jam

Senin, 7 September 2026 - 13:38 WIB

Kabut Asap Memburuk, Seluruh Sekolah Natuna Belajar dari Rumah Mulai Hari Ini, Bupati Cen: “Kasihan Anak-anak”

Minggu, 6 September 2026 - 18:33 WIB

Penutupan HUT RI di Air Tawak, Raja Mustakim Turun Bertanding dan Bawa Semangat Kebersamaan

Berita Terbaru