Cegah Penularan, Perkantoran Diusulkan Bentuk Satgas Covid-19

- Publisher

Senin, 17 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Peningkatan kasus positif Covid-19 pada klaster perkantoran mesti menjadi perhatian serius. Perlu ada penekanan agar protokol kesehatan dilaksanakan disiplin.

Dokter Spesialis Okupasi dr Nuri Purwito Adi mengingatkan, penerapan protokol kesehatan menjadi kunci utama menekan potensi penularan Covid-19 dalam segala aspek. Protokol ini juga berlaku pada perkantoran maupun industri.

“Faktor yang menyebabkan penularan di perkantoran adalah pada saat para pekerja abai terhadap protokol kesehatan. Abai terhadap protokol itu dampaknya bisa terjadi penularan,” kata Nuri di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jakarta, dikuti Minggu (16/8/2020).

BACA JUGA:  Awas! Klaster Makan Bersama Mulai Bermunculan, Bagaimana Penularannya?

Dia menjelaskan, menteri kesehatan telah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK.01.07-MENKES-328-2020 tentang Panduan Pencegahan Pengendalian COVID-19 di Perkantoran dan Industri. Panduan ini wajib diterapkan di setiap sektor perkantoran dan industri pada masa adaptasi kebiasaan baru.

BACA JUGA:  Emak-Emak Dapat BLT Rp200.000, Ini Kriterianya

Nuri mengusulkan kepada pengelola perkantoran untuk membentuk tim satuan tugas Covid-19 untuk mencari informasi terkait virus tersebut. Satgas internal ini juga dapat melakukan mitagasi risiko.

”Penting bagi tempat kerja atau perusahaan membuat semacam tim satgas covid di internal mereka. Tim ini nantinya akan cari tahu update informasi dari gugus tugas apa saja yang kira-kira perlu untuk mereka lakukan, termasuk membuat penilaian risiko (penularan),” ujar Nuri.
Dia menekankan, kasus positif di sektor perkantoran merupakan usaha bersama. Seluruh pihak harus bersinergi untuk memutus rantai penularan Covid-19.

BACA JUGA:  Hari Tanpa Tembakau Momentum Gencarkan Sosialisasi Bahaya Rokok

“Kesehatan harus menjadi prioritas utama walaupun ekonomi tidak boleh diabaikan, keduanya harus seimbang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan saat bekerja,” ucapnya.

Sumber : www.inews.com

Berita Terkait

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Berita Terbaru