Kemendikbud Gelar Ekskul Pendidikan Bela Negara Jenjang SMP

- Publisher

Rabu, 2 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sejak tahun 2018 telah memulai program penguatan pendidikan karakter (PPK), salah satunya adalah kegiatan Pendidikan Pancasila dan Bela Negara Jenjang SMP.

Program tersebut bertujuan untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir dan olahraga.

Direktur SMP Kemendikbud, Mulyatsyah mengatakan, para pelajar terbaik seluruh Indonesia diundang untuk mengikuti pembinaan ekstrakurikuler (ekskul) secara dalam jaringan (Daring) tahun ini agar generasi muda memiliki pengetahuan yang memadai tentang Pancasila dan patriotisme.

“Banyak hal postif yang terkandung dalam kegiatan ini, kita harus bangga terhadap ideologi bangsa yaitu Pancasila,” kata Mulyatsyah, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbud di Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Ketika memberikan arahan dalam kegiatan yang berlangsung secara daring di Jakarta (1/9/2020) Mulyatsyah menjelaskan, pemateri yang terlibat berasal dari TNI, kepolisian, motivator, dan praktisi pendidikan.

BACA JUGA:  Setahun Jokowi-Amin, Projo: Kabinet Harus Ekstra Serius Urus Rakyat

“Bapak berharap, kalian yang menyimak kegiatan ini dapat berbagi semangat religius, kepedulian, disiplin, mandiri, kerja sama, jujur, nasionalisme, demokratis, dan bertanggung jawab bagi lingkungan sekitar,” pesannya.

Ia menambahkan, siswa-siswi yang dinilai aktif dan menyimak kegiatan ini secara tuntas, akan mendapat bingkisan menarik dari panitia.

“Rugi jika kalian tidak full mengikuti kegiatan ini karena ada pembagian hadiah berupa power bank, headset dan flashdisk yang berguna untuk kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, adik-adik harus tekun mengikuti kegitaan ini dan aktif bertanya,” jelas Mulyatsyah.

Selain siswa, guru pendamping dan dinas pendidikan akan mendapat piagam sebagai tanda keikutsertaan. Model kegiatan Pendidikan Pancasila dan Bela Negara jenjang SMP berbentuk edutainment.

Mengingat situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung, Direktorat SMP menyelenggarakan kegiatan ini secara daring dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Begini Cara Cairkan Dana BSU Kemendikbud

“Jangan lupa, siswa dan guru pendamping tetap menggunakan masker, sediakan pembersih tangan. Di manapun kalian beraktivitas, terapkan protokol kesehatan,” pesan Mulyatsyah.

Sebelum adanya Covid-19, kegiatan Pendidikan Pancasila dan Bela Negara jenjang SMP dilakukan dengan menghadirkan 1.000 anak-anak dan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta praktisi pendidikan.

“Meski kita tidak bisa menyelenggarakan kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya, kalian sebagai anak-anak pilihan harus tetap semangat, karena kegiatan ini adalah bentuk apresiasi kementerian untuk kalian semua supaya kalian memahami pendidikan Pancasila dan bela negara dengan cara yang menyenangkan dari tempat tinggal kalian masing-masing,” terangnya.

Mulyatsyah menambahkan, pendidikan karakter penting untuk dikuatkan sejak dini dan terus menerus, sehingga menjadi pembiasaan dan karakter individu. Menurutnya, kegiatan Pendidikan Pancasila dan Bela Negara jenjang SMP adalah salah satu cara untuk membentuk pembiasaan (nilai-nilai positif) supaya karakter kalian lebih terbentuk.

BACA JUGA:  4 Negara yang Polisinya Ternyata Berguru ke Indonesia

“Nanti setelah kegiatan ini, hal-hal positif yang kalian peroleh lakukan berulang-ulang agar menjadi pembiasan,” pesannya.

Perlu diketahui, kegiatan Pendidikan Pancasila dan Bela Negara jenjang SMP terbagi dalam empat angkatan.

Angkatan I telah berlangsung tanggal 25-26 Agustus 2020. Angkatan II juga telah dilaksanakan tanggal 28-29 Agustus 2020. Angkatan III dilaksanakan tanggal 1-2 September 2020. Sementara Angkatan IV akan diselenggarakan tanggal 4-5 September 2020 mendatang.

Kemendikbud berharap, asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara jenjang SMP ini dapat menumbuhkembangkan jiwa patriot generasi muda.

“Esensi kegiatan ini adalah bagaimana agar kalian bisa memaknai nilai keagungan patriotisme. Mari, kita berkontribusi membangun bangsa Indonesia. Tetap berkarya dari rumah,” imbau Direktur Mulyatsyah.

Berita Terkait

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:01 WIB

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:36 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Berita Terbaru