Rudi Dianugerahi Penghargaan sebagai Wali Kota Peduli Pantun

- Admin

Senin, 28 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dianugerahi penghargaan sebagai Wali Kota Peduli Pantun. Anugerah tersebut diberikan langsung Perkumpulan Rumah Seni Asnur (PERUAS) saat malam Anugerah Pantun Mutiara Budaya Indonesia 2020 di Ballroom Golden Prawn, Bengkong, Kota Batam, Minggu (27/12/2020) malam.

Selain sebagai Wali Kota Peduli Pantun, Rudi juga dianugerahi penghargaan sebagai Penulis Pantun Budaya Indonesia. Ia juga mewakili Batam menerima anugerah sebagai daerah dengan peserta terbanyak di ajang Anugerah Pantun Mutiara Budaya Indonesia 2020.

“Alhamdulillah, penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Kota Batam,” ujar Rudi usai menerima anugerah.

Penganugerahan bergengsi ini diikuti 32 daerah se-Indonesia. Untuk tahun ini, Batam ditunjuk sebagai tuan rumah penganugerahan bagi para pemantun dari Aceh hingga Papua tersebut.

Baca Juga :  TAHNIAH! Amsakar Diwisuda Doktor Besok: Teladan Belajar Sepanjang Hayat
Wali Kota Batam Muhammad Rudi, menerima penghargaan dari Perkumpulan Rumah Seni Asnur (ist)

Bagi Rudi, budaya berpantun tidak asing di Kota Batam. Bahkan, melalui Peraturan Daerah (Perda) Pokok-pokok Kebudayaan Daerah (PPKD) Kota Batam, Rudi mewajibkan pejabat berpantun di setiap acara, saat memberikan sambutan. 

“Ini wajib bagi pejabat. Dalam sehari, kadang saya setidaknya 12 kali berpantun dalam sambutan di acara yang saya hadiri,” ujar Rudi.

Di kesempatan itu, Rudi juga langsung membacakan enam pantun karangannya yang juga dimuat dalam buku Kumpulan Pantun Mutiara Budaya Indonesia yang diluncurkan pada acara yang sama. Adapun, enam pantun yang ditulis dan dibacakan Rudi tersebut berisi beberapa petuah.

Baca Juga :  Polresta Barelang Musnahkan Puluhan Kilo Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi

“Pantun ini budaya kita, bahkan sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada 17 Desember 2020 lalu. Mari lestarikan dan saya yakin kalau kita majukan kebudayaan, maka yang lain akan mengiringinya,” ujar Rudi.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Rumah Seni Asnur (PERRUAS), Asrizal Nur, yang juga sebagai Penggagas Anugerah Pantun Mutiara Budaya Indonesia mengapresiasi Wali Kota Batam yang ia nilai peduli dengan pantun. 

“Bapak wali kota sangat antusias saat ada acara pantun ini. Hanya seorang Wali Kota berbudaya yang peduli kebudayaan,” ujar Asrizal.

Ia menyampaikan, PERRUAS merupakan wadah pembinaan dan pengembangan bagi pemantun di Indonesia. Saat ini, lebih darin3.000 orang yang tergabung dalam PERRUAS. “Dalam pembinaan ini, kita menulis pantun, puisi, hingga melahirkan sejarah kolosal,” ujarnya.

Baca Juga :  Walikota Batam Motivasi Warga Binaan Agar Semakin Baik

Di lokasi sama, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Nyat Kadir, menyambut baik kegiatan tersebut. Bagi Anggota DPR RI itu, kegiatan tersebut sebagai awal berkarya dan melestarikan budaya berpantun.

“Pantun ini mengalami perjalanan panjang. Dulu, pantun digaungkan di acara pernikahan, Kemudian pembukaan ceramah-ceramah agama dan kegiatan yang lain,” ujarnya.

Untuk itu, Nyat Kadir kembali mengajak semua pihak untuk terus melestarikan budaya berpantun di semua kegiatan. Bahkan, kata dia, dalam mengajak masyarakat melawan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), juga bisa dilakukan melalui pantun.

“Semua bisa melalui pantun. Kita harus bersama dalam melestarikan warisan budaya kita ini,” kata dia. (RBP)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB