Amsakar : Museum Raja Ali Haji Tempat untuk Belajar Bagi Generasi Masa Depan

- Admin

Kamis, 7 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen untuk terus mengembangkan museum Raja Ali Haji Batam. Tak hanya sekedar untuk menjadi daya tarik wisatawan, tapi juga diharapkan sebagai tempat belajar bagi generasi masa depan.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan melalui museum inilah generasi yang ada saat ini ataupun yang akan datang bisa lebih memahami sejarah. Bagaimana zaman kerajaan dulu hingga sampai era seperti ini.

Baca Juga :  Ada Meriam Belanda di Museum Batam Raja Ali Haji

“Menurut saya informasi yang ada di dalam museum ini sangat penting, agar diketahui generasi sekarang dan yang akan datang,” kata Amsakar saat meninjau museum Raja Ali Haji Batam, Kamis (7/1/2021)

Amsakar mengaku selalu mengingatkan kepada masyarakat bahwa pentingnya untuk memahami catatan sejarah. Melalui museum inilah salah satu jalan untuk menjelaskan perjalanan masa lalu.

“Kemudian dari perjalanan sejarah ini kita bisa mengambil banyak pelajaran,” katanya.

Baca Juga :  Sering Ditinggal Gowes, Istri ini Jual Sepeda Suaminya

Amsakar yang didampingi Kepala Dinas Kominfo Batam, Azril Apriansyah tersebut mengatakan saat ini sumber histori yang ada di dalam museum ini memang masih perlu penguatan. Terutama informasi terkait apa saja yang dilakukan sultan-sultan, selama memimpin zaman dahulu.

“Karena itu saya minta agar terus dikembangkan dan dilengkapi,” katanya.

Sebagaimana diketahui Museum Raja Ali Haji sudah didaftarkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama 475 museum lainnya di Indonesia.

Baca Juga :  Batam Ajukan Diri Sebagai Tuan Rumah Rangkaian G20

Selain menjadi objek wisata, museum ini juga sebagai media edukasi masyarakat Batam, khususnya para pelajar untuk mengetahui sejarah dan perkembangan Batam dari masa ke masa.

Mulai dari Batam sejak zaman Kerajaan Riau Lingga, Belanda, Temenggung Abdul Jamal, Jepang, masa Kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kepri, Otorita Pertama, era BJ Habibie, Kota Administratif, masuk Sejarah Astaka, Khazanah Melayu, dan infrastruktur atau era Batam sekarang. (RBP)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB