Ini Kronologi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

- Publisher

Sabtu, 9 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak telah mengalami hilang kontak terakhir pada pukul 14.40 WIB. Pesawat ini membawa 56 penumpang dalam penerbangannya.

Dia mengungkapkan, kronologi Sriwijaya Air SJ182 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.37 WIB. Saat masih terjalin komunikasi, pesawat tersebut diizinkan terbang ke ketinggian 29.00 kaki, sesuai dengan standar instrumen.

BACA JUGA:  Turbin Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan

“Pukul 14.40 WIB, Jakarta melihat Sriwijaya tidak ke arah O75 derajat melainkan ke barat laut, oleh karenanya ditanya ATC untuk melaporkan arah pesawat. Tidak lama kemudian, dalam hitungan seconds, SJY 182 hilang dari radar,” katanya di Jakarta, Sabtu (9/1).

Kemudian, Budi menambahkan, manajer operasi ATC langsung berkoordinasi dengan Basarnas, bandara tujuan, instansi terkait. Dan kondisi cuaca saat kejadian masih dalam koordinasi dengan BMKG.

BACA JUGA:  Petugas Temukan Potongan Daging dan Kulit Manusia Korban Sriwijaya Air di Laut, Ini Faktanya

“Kondisi cuaca pada saat kejadian sedang dikoordinasikan datanya dengan BMKG. Total penumpang 50 orang, bersama 12 kru yang terdiri dari 43 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi,” terangnya.

Mengetahui kabar pesawat hilang kontak, Presiden Joko Widodo memberi arahan untuk memaksimalkan pencarian.

BACA JUGA:  Google Maps Tampilkan Titik Jatuh Pesawat Sriwijaya Air

“Tentu sudah dikerahkan kapal basarnas 4 kapal, 3 kapal karet, 3 dari TNI AL KRI. Kapal-kapal tersebut sudah di TKP,” jelasnya.

“Mohon doa restu dari seluruh masyarakat agar proses pencarian dan penyelamatan berjalan dengan lancar. hotline dari sriwijaya untuk informasi penumpang pada 021-806 37817,” tutup Budi. (RD/Merdeka)

Berita Terkait

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:11 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Berita Terbaru