Duh, WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi Setelah 15 Mei?

- Publisher

Minggu, 28 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Peringatan telah dikeluarkan untuk pengguna WhatsApp. Melansir Cambridge-News, beberapa pengguna kemungkinan tak akan bisa lagi membaca atau mengirim pesan setelah 15 Mei 2021.

Aplikasi ini akan memperbarui syarat dan ketentuan penggunaannya. Sebelumnya langkah ini sempat ditunda awal tahun ini karena kekhawatiran data pengguna akan dibagikan ke jejaring aplikasi milik Facebook itu.

Pengguna yang tak menyetujui persyaratan dan ketentuan aplikasi dikatakan masih bisa menerima panggilan dan pemberitahuan. Tapi pengguna tak akan bisa mengirim pesan.

BACA JUGA:  15 Merek HP yang Gak Bisa Pakai WhatsApp Lagi Bulan Depan, HP-mu Termasuk?

Baca Juga: Tetap di WhatsApp atau Pindah ke Telegram Cs, Ini Perbandingannya

Meski demikian, akan ada kesempatan untuk pengguna menyetujui syarat WhatsApp. Jika semua ketentuan telah terpenuhi, fungsi pesan akan dipulihkan. Tapi jika tak sesuai, akun akan dihapus setelah 120 hari.

“Untuk memberi Anda cukup waktu guna meninjau perubahan dengan kecepatan dan kenyamanan Anda sendiri, kami telah memperpanjang tanggal efektif menjadi 15 Mei,” kata WhatsApp ditulis website tersebut, dikutip Sabtu (27/2/2020).

BACA JUGA:  WhatsApp Kembali Perbarui Fitur Status

Baca Juga: Jangan Lakukan Hal Ini! Agar WhatsApp Dibajak & Dicuri

“Jika Anda belum menerimanya, WhatsApp tidak akan menghapus akun Anda.”

Akibat ketentuan baru WhatsApp tersebut, Januari lalu sejumlah media melaporkan kenaikan pada pengunduhan aplikasi saingan WhatsApp, seperti Signal dan Telegram. Ini telah membuat WhatsApp memberi klarifkasi dan menunda langkah itu.

BACA JUGA:  Cuma Sejutaan, HP China Ini Mirip iPhone 15

“Sebagian besar dari kita tidak membaca syarat dan ketentuan sebelum menerima pembaruan dan melanjutkan menggunakan perpesanan atau aplikasi lain,” kata pengamat teknologi Dr Bill Mitchell, direktur kebijakan dari BCS, The Chartered Institute for IT.

“Sangat penting untuk memiliki transparansi dan komunikasi yang jelas dari perusahaan teknologi tentang cara mereka mengumpulkan, menyimpan, berbagi, dan memproses data kami untuk memahami preferensi kami dan mengantisipasi pilihan kami.” (ER/CNBCIndonesia)

Berita Terkait

Cara Mudah Cek Sisa Umur HP Android, Jangan Tunggu Bermasalah Baru Ganti
Jelang Rilis September 2026, iPhone Fold Disebut Tak Punya Varian Hitam
iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange
Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK
Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp
iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Bawa Layar Melengkung di Semua Sisi
Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih
Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:18 WIB

Cara Mudah Cek Sisa Umur HP Android, Jangan Tunggu Bermasalah Baru Ganti

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:12 WIB

Jelang Rilis September 2026, iPhone Fold Disebut Tak Punya Varian Hitam

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:13 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK

Senin, 27 April 2026 - 12:42 WIB

Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp

Berita Terbaru