Wow! Siswi SMA Jalankan Investasi Bodong, Tipu Pejabat hingga Aparat

- Publisher

Sabtu, 27 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kiri: DS, pelaku investasi bodong (Istimewa) / Kanan: Ilustrasi investasi bodong (Unsplash)

Kiri: DS, pelaku investasi bodong (Istimewa) / Kanan: Ilustrasi investasi bodong (Unsplash)

INIKEPRI.COM – Seorang siswi yang masih duduk di kelas 3 SMA di Kabupaten Bengkulu Utara, jadi buronan banyak orang karena diduga melakukan penipuan dengan modus investasi.

Tidak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami para korban mencapai Rp2 miliar lebih. Siswi berinisial DS itu disebut sudah menjalankan investasi bodong sejak 6 bulan lalu.

DS bahkan berhasil memperdaya tidak hanya masyarakat biasa, namun juga pejabat hingga aparat negara. Namun, keberadaan DS hingga saat ini tidak diketahui.

BACA JUGA:  Innalilahi, Bupati Bekasi Meninggal Karena Covid-19

Kepada sejumlah korban yang terus datang ke rumah untuk meminta pertanggungjawaban, keluarga DS mengaku tidak mengetahui keberadaan DS.

“Bahkan sebagian korban lainnya nekat menyita barang-barang milik DS,” ujar keluarga salah satu korban, Okta Viani.

Kepala sekolah tempat DS bersekolah menyebutkan bahwa DS 3 minggu terakhir tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar. 

“Perilaku DS di sekolah tidak ada yang mencolok dan dalam kesehariannya sama seperti siswi lainnya,” ujar Kaman, Kepala Sekolah.

BACA JUGA:  OJK Ingatkan Warga Waspada Investasi Bodong VTube, Ini Modusnya

Pihak sekolah juga sempat memanggil orang tua DS untuk meminta klarifikasi terkait munculnya kasus yang melibatkan anak didiknya. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara menyebutkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait investasi bodong tersebut. 

“Kejadian tersebut memang benar, namun untuk pelaporan secara resmi memang belum ada tapi segera kita tindaklanjuti,” sebut AKP Jeri Nainggolan. 

Untuk jumlah kerugian, belum bisa dipastikan secara rinci karena kepolisian masih mencari informasi dan banyak korban yang belum dimintai keterangan.

BACA JUGA:  Kasus Haji Permata Tewas, Bea Cukai Lapor Balik Soal Penyerangan

Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Anton Setyo Hartanto mengatakan korban penipuan tidak hanya di Bengkulu Utara, tapi juga di beberapa wilayah.

Berdasarkan penelusuran sementara, investasi ini sudah memiliki 198 anggota di berbagai wilayah. DS menawarkan para korban keuntungan dari penanaman modal uang atau saham. Atas perbuatannya, DS berpotensi terancam hukuman penjara hingga 4 tahun. (ER/Indozone)

Berita Terkait

Digelar Sekali dalam 10 Tahun, Pemkab Natuna Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah
Masjid Agung Baitul Izzah Dipadati Jemaah, Pemkab Natuna Gelar Dzikir Sambut Tahun Baru Islam
Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:16 WIB

Digelar Sekali dalam 10 Tahun, Pemkab Natuna Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17 WIB

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:14 WIB

Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Berita Terbaru