Kapasitas RSKI Galang Hampir Penuh

- Admin

Selasa, 20 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Kapasitas ruang perawatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang sudah hampir penuh, seiring dengan makin meningkatnya angka penularan COVID-19 masyarakat setempat dan pekerja migran Indonesia yang singgah di Batam.

“Hari ini kami merawat 320 orang dari 360 tempat tidur. Okupansi sudah hampir 90 persen. Sisa tempat tidur untuk bergejala ringan tinggal 20 lagi,” kata Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang Kolonel Khairul Ihsan Nasution di Batam, dilansir dari Antara, Selasa, (20/4/2021).

Baca Juga :  Izzy Residence Hadirkan Hunian Bergaya Eropa di Bengkong-Batam

Dari 320 orang positif COVID-19 yang masih dirawat itu, sebanyak 90 orang di antaranya adalah PMI yang baru pulang dari Malaysia dan Singapura yang masuk Tanah Air lewat Batam.

Saat ini, kata dia, saat ini seluruh warga yang diisolasi di RSKI Pulau Galang adalah pasien positif COVID-19. RSKI sudah tidak lagi menampung PMI negatif COVID-19 yang menjalani karantina sebelum kembali ke daerah masing-masing.

Baca Juga :  Pasien COVID-19 di RSKI Pulau Galang Bertambah Menjadi 394 Orang

Seluruh pasien, kata dia, dalam kondisi stabil, menunggu masa perawatan 10 hari.

“Sebanyak 320 orang yang kami rawat positif. Jadi kami tidak melaksanakan lagi fungsi karantina, semuanya fungsi perawatan pasien COVID-19,” kata dia.

Sementara itu, angka penularan COVID-19 di Kota Batam terus meningkat.

Berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 setempat, pada Senin (19/4/2021) terdapat tambahan 45 warga positif COVID-19, hingga total mencapai 6.644 orang. Sedangkan yang sembuh bertambah 18 orang hingga seluruhnya mencapai 6.061 orang.

Baca Juga :  RSKI Pulau Galang Rawat 131 Pekerja Migran Positif COVID-19

Tingkat kematian mencapai 2,378 persen, tingkat kesembuhan 91,225 persen dan tingkat kasus aktof 6.397 persen.

Dari 12 kecamatan di Batam, tujuh kecamatan di antaranya zona merah, dua zona merah muda, satu zona kuning dan dua zona hijau. (RM)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru