Petugas KKP Batam Sinyalir Ada Surat Tes PCR Palsu Digunakan PMI

- Publisher

Rabu, 21 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam mensinyalir adanya surat hasil tes PCR palsu yang digunakan pekerja migran Indonesia yang pulang ke Tanah Air ketika masuk melalui pelabuhan internasional di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Survailance Epidemiologi KKP Batam Romer Simanungkalit di Batam, disitat dari laman Antara, Selasa, (20/4/2021).

“Ditengarai ada yang menggunakan (surat) PCR yang palsu,” kata dia.

BACA JUGA:  Pemko Batam Harap Swasta Bantu Tempat Tidur Karantina COVID-19 PMI

Ia mengatakan informasi itu didapat dari petugas di Konsulat Jenderal Indonesia di Johor.

“Kita informasikan kepada mereka bahwa ada kasus yang meningkat di sini yang datang dari Malaysia,” kata Romer.

Saat masuk ke Batam, para PMI membawa surat PCR yang menyatakan mereka negatif COVID-19. Namun, ketika tes usap dilakukan, ternyata hasilnya positif terinfeksi virus corona

Namun, Romer tidak dapat memastikan jumlah surat PCR yang dipalsukan dari Malaysia.

BACA JUGA:  AMSINDO Kepri Bagikan 100 Paket Sembako Untuk Fakir Miskin dan Kaum Dhuafa di Kota Batam

Pihaknya kesulitan mengonfirmasi keabsahan surat PCR negatif yang dibawa PMI ketika masuk ke Batam, karena keterangan itu dikeluarkan pihak pemeriksa sampel usap di Malaysia.

“Kami tidak punya kapasitas sampai jauh ke sana,” lanjutnya.

Pihaknya meminta bantuan Konjen di Malaysia untuk memastikan kebenaran surat dari klinik yang menerbitkan.

Sebagai antisipasi, pihaknya juga meminta KBRI untuk melakukan pengawasan.

“Karena kami tidak tahu. Bagaimana membuktikan palsu atau tidak, tentunya harus dari sana,” kata dia.

BACA JUGA:  Sambut Ramadhan, LSM Peduli Bangsa Berbagi Bingkisan Buat Warga

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga meminta bantuan Konjen di Johor untuk melakukan pengawasan, sebelum PMI tiba di Batam.

“Tidak boleh yang sakit sampai ke sini,” tegas Rudi.

Sementara itu, Kepala RSKI Pulau Galang Kolonel Khairul Ihsan Nasution mengatakan pihaknya saat ini tengah merawat 90 orang PMI yang positif COVID-19. (RM/Antara)

Berita Terkait

Banggakan Batam, Siswi MAN 1 Terpilih Jadi Delegasi Indonesia di Konferensi AYIMUN 2026 Bangkok
Amsakar Dukung Bhayangkara 3×3 Championship, Batam Matangkan Persiapan Event Basket Dunia
BP Batam Evaluasi Struktur Biaya Logistik, Pastikan Efisiensi dan Daya Saing Tetap Terjaga
BP Batam Terima Kunjungan Akademik Universitas Batam, Tingkatkan Pengetahuan Pertumbuhan Kota Batam
Amsakar Resmikan Lapangan Engku Putri Hasil CSR Wasco, Siap Sambut Turnamen Basket Internasional
Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka
Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak
Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 12:59 WIB

Banggakan Batam, Siswi MAN 1 Terpilih Jadi Delegasi Indonesia di Konferensi AYIMUN 2026 Bangkok

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:15 WIB

Amsakar Dukung Bhayangkara 3×3 Championship, Batam Matangkan Persiapan Event Basket Dunia

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:27 WIB

BP Batam Evaluasi Struktur Biaya Logistik, Pastikan Efisiensi dan Daya Saing Tetap Terjaga

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:12 WIB

BP Batam Terima Kunjungan Akademik Universitas Batam, Tingkatkan Pengetahuan Pertumbuhan Kota Batam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:04 WIB

Amsakar Resmikan Lapangan Engku Putri Hasil CSR Wasco, Siap Sambut Turnamen Basket Internasional

Berita Terbaru