Studi: Obat Malaria Ini Ampuh Lawan Virus COVID-19

- Publisher

Selasa, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Penelitian dari ilmuwan Singapore National Health System University (NUHS) menunjukkan obat malaria hydroxychloroquine oral dan semprot tenggorokan providone-iodine efektif dalam mengurangi penyebaran Covid-19 di area transmisi tinggi seperti asrama, kapal pesiar, dan penjara.

Penelitian ini didasarkan hasil uji pada 3.000 pekerja migran yang tinggal di asrama Tuas South Dormitory pada Mei 2020. Penelitian ini juga sudah dipublikasikan di International Journal of Infectious Diseases pad 14 April 2021.

BACA JUGA:  Masyarakat Diminta Tetap Waspada terhadap COVID-19 Subvarian Arcturus

Hydroxychloroquine adalah obat resep yang digunakan untuk mengobati malaria dan radang sendi, sementara semprotan tenggorokan providone-iodine adalah obat bebas yang dapat meredakan gejala sakit tenggorokan.

Peneliti utama riset ini Raymond Seet mengatakan hanya ada dua metode efektif mengurangi penularan Covid-19. Menggunakan masker dan menjaga jarak. Namun penelitian itu menunjukkan manfaat dari hydroxychloroquine oral dan semprot tenggorokan providone-iodine dalam melawan infeksi Covid-19. Produk ini mudah didapatkan dan aman untuk digunakan.

BACA JUGA:  Indonesia Tetapkan Empat Strategi Nasional untuk Eliminasi TB

“Ini dapat menjadi strategi pencegahan yang layak bagi individu yang tinggal di lingkungan tertutup dan terpapar tinggi, terutama di daerah dan negara di mana vaksinasi Covid-19 belum tersedia atau tersebar luas,” ujarnya seperti dikutip dari South China Morning Post, Senin (26/4/2021).

BACA JUGA:  Bulan Ramadhan Sudah Dekat, Begini Cara Atasi Rasa Lapar saat Berpuasa

Dalam penelitian ini dibandingkan antara hydroxychloroquine oral dan semprot tenggorokan providone-iodine dengan vitamin C. Hasilnya, ada pengurangan risiko absolut 20% lebih bagi yang menggunakan hydroxychloroquine oral dan semprot tenggorokan providone-iodine.

Sementara kombinasi vitamin C dan Seng juga memiliki efektifitas 20% dalam mengurang risiko absolut. Namun tak ada cukup bukti statistik untuk membuktikan perbedaan tersebut bukan hanya karena faktor keberuntungan. (ER/CNBCIndonesia)

Berita Terkait

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar
Begini Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa agar Tetap Percaya Diri
WHO Ungkap Gejala, Pola Penularan, dan Risiko Penyakit Virus Nipah
BPOM RI Tegaskan Susu Formula di Indonesia Aman

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:42 WIB

Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:15 WIB

Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:47 WIB

Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Senin, 23 Februari 2026 - 01:30 WIB

Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar

Berita Terbaru