Sedih, Tukang Ojek Tanjungpinang Positif COVID-19 Terpaksa Beraktivitas

- Publisher

Selasa, 25 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Seorang pemuda, yang berprofesi sebagai tukang ojek di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terpaksa beraktivitas mencari penumpang lantaran harus menghidupi keluarganya.

Ketua Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Kepri Lis Darmansyah, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, tukang ojek itu sempat mengeluhkan kondisi perekonomian keluarga baru-baru ini kepada dirinya.

Lis enggan membeberkan identitas tukang ojek tersebut. Namun, ia sendiri sudah berkomunikasi dengan tukang ojek tersebut, dan melihat keluarganya.

BACA JUGA:  Satgas: Pasien Sembuh dari COVID-19 Kepri Bertambah 226 Orang

“Tukang ojek itu positif COVID-19. Tiga anggota keluarganya juga tertular virus itu. Mereka sempat melakukan isolasi mandiri, namun tidak kuat karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akhirnya, tukang ojek itu tetap bekerja mencari penumpang,” katanya.

Lis mengatakan tukang ojek itu sebagai salah satu contoh bahwa orang-orang yang tertular COVID-19, dan melakukan isolasi mandiri tidak sepenuhnya dapat berada di rumahnya sampai sembuh. Salah satu penyebabnya adalah kebutuhan perekonomian keluarga harus dipenuhi, dan tidak dapat ditunda.

BACA JUGA:  Vaksinasi COVID-19 Anak di Tanjungpinang Capai 90,39 Persen

Salah satu indikator penyebabnya, pemerintah daerah tidak memberikan bantuan pangan kepada mereka, disamping pengawasan tidak dilakukan oleh petugas kesehatan.

Kondisi ini juga membuat dirinya yakin, banyak orang yang terinfeksi COVID-19 beraktivitas.

“Semestinya, gotong-royong, saling membantu. Namun, pemerintah harus menjamin setiap orang yang terinfeksi COVID-19 segera sembuh, dan kebutuhan keluarganya terjamin, terutama untuk warga yang kurang mampu,” katanya.

BACA JUGA:  Dinkes Tanjungpinang Optimalkan Karantina Terpadu Untuk Cegah Penularan di Tingkat Keluarga

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak hanya bernarasi, melainkan juga aksi. Koordinasi dengan antar pemerintah provinsi dengan kabupaten dan kota juga harus efektif dan konsisten dalam menangani COVID-19, yang saat ini melonjak.

“Kami minta pelaksanaan penanganan COVID-19 di Kepri dievaluasi untuk diperbaiki. Jangan sampai akibat kelalaian pemerintah daerah, masyarakat dirugikan,” tegasnya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru