PPKM Darurat, Operator Hentikan Operasional Kapal Antarprovinsi di Batam

- Publisher

Jumat, 16 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Sejumlah operator kapal feri yang beroperasi di Kota Batam terpaksa memilih menghentikan jadwal operasional kapal, pasca penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Berhenti untuk hampir semua tujuan. Khususnya antarprovinsi sudah tidak ada yang jalan lagi,” kata Ketua Bidang Kapal Penumpang INSA Batam, Asmadi dilansir dari ANTARA, Rabu 14 Juli 2021.

Sedangkan untuk kapal antarpulau dalam provinsi, operator hanya melayani pelayaran ke Karimun dari Pelabuhan Domestik Sekupang.

Ia mengatakan, operator kapal terpaksa mengambil kebijakan itu karena jumlah penumpang yang menurun drastis sejak awal masa pandemi beberapa waktu lalu. Dan bertambah berkurang sejak pemberlakuan PPKM.

BACA JUGA:  Batam Terapkan PPKM Level 3

Apalagi, syarat bepergian di Batam berat, semenjak pemberlakuan PPKM Darurat, 12 Juli 2021. Penumpang tujuan luar kota diwajibkan menyertakan hasil PCR negatif dan sertifikat vaksin.

Perusahaan, kata dia, harus bertanggung jawab apabila ada penumpang yang tidak membawa dokumen yang dipersyaratkan. Dan ini menurut dia memberatkan operator sehingga memutuskan lebih baik tidak beroperasi.

“Mau gimana lagi, seperti itu kebijakannya,” kata dia.

Ia mengatakan operator tidak mungkin beroperasi, karena jumlah penumpang yang sedikit ditambah tanggung jawab yang berat.

BACA JUGA:  Kasus Aktif COVID-19 di Batam Tersisa 16 Orang

“Tidak mungkin kita bisa untuk operasi. Mau tak mau, untuk menyelamatkan situasi yang ada, mau tak mau harus ditutup,” kata dia.

Apabila pada masa awal pandemi, operator masih mau melayani minimal lima orang penumpang yang hendak berlayar. Maka pada masa PPKM Darurat, mereka memilih untuk benar-benar tidak beroperasi.

“Karena tidak menutup biaya operasional,” kata dia.

Dihubungi terpisah, Kepala Pelabuhan Domestik Sekupang Sohirnadi mengatakan, kondisi pelabuhan kini sangat sepi, karena sedikit kapal yang masih melayani pelayaran.

BACA JUGA:  Gerakan Pemuda Al-Washliyah Kepri: Pelaku Premanisme Tidak Bisa Ditolerir!

“Penumpang tidak ada, kapal tidak berangkat, sepi,” kata dia.

Ia menyatakan, pelabuhan tetap buka, apabila ada operator yang hendak melakukan pelayaran. Namun, dalam kesempatan itu ia menegaskan semua penumpang dan operator kapal harus menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah, termasuk penyertaan surat hasil PCR negatif dan sertifikat vaksin COVID-19 untuk pelayaran antarprovinsi, dan Antigen negatif serta sertifikat vaksin untuk pelayaran dalam provinsi.

“Protokol Kesehatan kami jalani, kalau tidak sesuai SE tidak boleh,” kata dia. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami
BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar
Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta
May Day Berbeda di Batam: Buruh Kompak Angkut Puluhan Ton Sampah
Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif
Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam
Amsakar Kukuhkan Ketua dan Pengurus IWAKUSI Batam, Erlita Kembali Jadi Ketua
Amsakar-Li Claudia Perjuangkan Kampung Tua dalam Revisi RTRW Kepri 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:36 WIB

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:35 WIB

BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:32 WIB

May Day Berbeda di Batam: Buruh Kompak Angkut Puluhan Ton Sampah

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:59 WIB

Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:04 WIB

Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam

Berita Terbaru