Vaksin Berbayar di Malaysia Pakai Sinopharm dan Sinovac

- Publisher

Sabtu, 17 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Malaysia akan mengizinkan vaksin berbayar untuk COVID-19. Vaksin yang akan dijual itu yakni vaksin Sinopharm dan Sinovac.

Hal ini diumumkan oleh Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi Malaysia Khairy Jamaluddin pada konferensi pers virtual.
Mengutip Reuters, Sabtu (17/7/2021) Khairy mengungkap vaksin berbayar ini dilakukan untuk meningkatkan program vaksinasi di tengah kasus COVID-19 yang melonjak. Dia menjelaskan kini 39% orang dewasa sudah menerima satu dosis vaksin COVID-19.

BACA JUGA:  Puing-Puing UFO Ditemukan NASA di Mars

Nantinya, vaksin Sinopharm yang Jumat kemarin resmi menjadi vaksin darurat segera bisa dibeli oleh pribadi. Sementara vaksin Sinovac akan tersedia untuk umum pada 1 Agustus 2021, setelah menyelesaikan pengiriman sekitar 15 juta dosis yang disediakan pemerintah.

BACA JUGA:  Dua Hari Serangan dari Rusia, Ribuan Personel Tentara Ukraina Tewas

Sebelumnya, Malaysia dikabarkan akan berhenti memberikan vaksin Sinovac karena ketersediaan habis. Namun, Khairy mengkonfirmasi bahwa akan tetap menyediakan vaksin tersebut.

BACA JUGA:  Taliban: Selamat HUT RI ke-76, Kemenangan Kami Mirip Indonesia

“Tidak ada masalah atas kemanjuran Sinovac,” katanya.

Pada Jumat lalu, Malaysia melaporkan kasus COVID-19 baru bertambah 12.541 orang, sehingga totalnya kini mencapai 893.323 kemudian kasus kematian COVID-19 mencapai 6.728. (ER/DETIK)

Berita Terkait

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Berita Terbaru