RS Penuh, Banyak Pasien COVID-19 di Thailand Meninggal di Jalan dan Rumah

- Publisher

Sabtu, 24 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Thailand melaporkan rekor harian baru kasus virus COVID-19, dengan mencatat 14.575 infeksi pada Jumat 23 Juli 2021, yang membuat rumah sakit kewalahan menerima pasien terpapar Covid-19.

Dilansir dari TERKINI, Perdana Menteri Thailand Prayut Cha-o-cha menuntut para pejabat menemukan cara untuk membawa orang sakit ke rumah sakit setelah banyak pasien COVID-19 ditemukan tewas di jalan-jalan di Kota Bangkok.

“Yang terpenting, kita harus memikirkan apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi jumlah orang terinfeksi yang menunggu ambulans di rumah atau di jalan-jalan,” terang Prayut, seperti dikutip dari Channel News Asia via kontan.co.id, Kamis 22 Juli 2021.

BACA JUGA:  Foto-Foto Betapa Menderitanya Tenaga Medis Dalam Menghadapi Covid-19

“Gambar (kematian) ini tidak boleh dilihat lagi. Ini adalah tanggung jawab setiap instansi, tidak hanya Kementerian Kesehatan. Beberapa lembaga yang terlibat perlu mencari cara untuk membawa pasien ini ke rumah sakit lapangan,” katanya.

Jumlah orang yang ditemukan tewas di jalan dan rumah akibat COVID-19 di Bangkok, Ibu Kota Thailand, meningkat setiap hari, menurut seorang pejabat badan amal yang membantu menjemput mereka.

BACA JUGA:  Malaysia Beri 'Hadiah' ke Warga yang Divaksin Penuh

Kepala Unit Penanggulangan Bencana Yayasan Poh Teck Tung, Somboon Kwan-on mengatakan dalam sebuah wawancara telepon, timnya bisa membawa delapan hingga 10 orang yang meninggal lantaran COVID-19 yang ditemukan di jalan per hari.

Thailand merawat dan mengisolasi siapapun yang positif terkena virus corona di rumah sakit, sehingga membebani jumlah tempat tidur yang tersedia.

Wakil Juru Bicara Pusat Penanganan COVID-19 Thailand, Apisamai Srirangsan mengungkapkan, hampir empat ribu pasien corona berada di unit perawatan intensif (ICU) pada Jumat 23 Juli 2021, termasuk 900 menggunakan ventilator,

BACA JUGA:  Masyarakat Diminta Tetap Waspada terhadap COVID-19 Subvarian Arcturus

Sementara itu, lebih 20 ribu orang di wilayah Bangkok menunggu di tempat perawatan COVID-19, tidak termasuk lebih 2.500 orang yang melakukan isolasi mandiri di rumah atau lingkungan komunitas.

Di Bangkok saja, ada 70 orang yang masih menunggu mendapatkan perawatan di rumah sakit dalam kondisi kritis. (AFP/TERKINI)

Berita Terkait

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Berita Terbaru