Puluhan Orang di Norwegia Meninggal Usai Disuntik Vaksin Pfizer

- Publisher

Sabtu, 16 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 (photo/Octav Ganea via REUTERS)

(photo/Octav Ganea via REUTERS)

INIKEPRI.COM – Sebanyak 23 orang di Norwegia dinyatakan meninggal dunia setelah disuntik vaksin Pfizer. Menurut laporan, 13 dari 23 orang itu meninggal karena efek samping dari vaksin tersebut.

“Sebanyak 13 orang berusia di atas 80,” ucap Badan Obat Norwegia seperti dikutip dari Anadolu.

BACA JUGA:  Malaysia Juga Larang Warganya Mudik?

Baca Juga: Duh! 4 Relawan Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer

Otoritas tersebut tak merinci korban jiwa lainnya berusia berapa dan mengapa mereka meninggal usai disuntik vaksin.

BACA JUGA:  Mulai 22 September, Singapura Terima Wisatawan dari Indonesia

Mereka hanya menyebut, efek samping yang ditimbulkan vaksin berupa demam dan mual. Efek itu rupanya berakibat fatal bagi lansia yang menerima vaksin tersebut.

BACA JUGA:  Pfizer-AstraZeneca Diklaim Efektif Cegah Virus Corona Varian India

Vaksinasi di Norwegia diluncurkan sejak Desember 2020. Pelaksanaan vaksinasi digelar usai Badan Obat-obatan Eropa mengeluarkan izin darurat untuk Pfizer.

Saat ini jumlah orang yang sudah divaksin di Norwegia mencapai 33 ribu. (ER/Indozone)

Berita Terkait

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Berita Terbaru