Wow! Puluhan Peserta Pesta Seks di Malam Tahun Baru Diciduk Polisi

- Publisher

Selasa, 4 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perayaan tahun baru. Foto: Istimewa

Ilustrasi perayaan tahun baru. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sebagian penduduk di planet Bumi tampaknya sudah tidak lagi mengkhawatirkan virus corona. Terbukti, banyak pihak yang tetap merayakan Malam Tahun Baru 2022 secara besar-besaran.

Ada begitu banyak hal yang dilakukan dalam menyambut malam pergantian tahun, yakni kumpul keluarga, pesta, hingga seks misalnya. Seperti yang terjadi di sebuah properti di Kota Barcelona, Spanyol.

Di mana sekitar 50 orang dilaporkan merayakan Malam Tahun Baru 2022 dengan pesta seks! Dikarenakan terlalu gaduh dan mengganggu, penduduk setempat pun melaporkan pesta seks tersebut ke pihak berwenang.

BACA JUGA:  Lebaran Idulfitri Kini Jadi Libur Sekolah di Amerika Serikat

Polisi di Llica d’Amunt, dekat Barcelona, Spanyol kemudian membubarkan pesta Malam Tahun Baru tersebut karena melanggar aturan maksimum pesta. Untuk diketahui, di masa pandemi Covid-19, otoritas berwenang di Spanyol hanya mengizinkan pertemuan dalam ruangan sebanyak 10 orang.

Melansir Sputnik News, polisi menggambarkan pesta itu seperti sebuah pesta seks, di mana para tamu dilaporkan berhubungan seks di setiap sudut dan kamar di properti itu.

BACA JUGA:  Singapura Buka Akses Transit Bagi Pelancong dari Indonesia

Berdasarkan sebuah laporan, pesta itu diselenggarakan oleh warga Amerika Serikat (AS) yang diidentitasnya dirahasiakan. Bukan hanya itu, warga AS itu juga menyewa pekerja seks komersial (PSK) untuk perayaan pergantian Malam Tahun Baru 2022.

Jumlah total tamu belum dapat diidentifikasi tetapi diyakini antara 50 hingga 70 orang yang hadir dan semua peserta pesta seks itu sekarang menghadapi denda. Catalonia memberlakukan pembatasan yang jelas pada 24 Desember, karena lonjakan varian Omicron.

BACA JUGA:  Wow, Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Capai 25 Juta Orang

Tidak jelas berapa banyak denda yang diberikan, tetapi menurut Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Spanyol dan Andorra, denda karena melanggar protokol COVID-19 berkisar antara 60 hingga 60.000 Euro. (DI/MINEWS)

Berita Terkait

Netanyahu di Ujung Kekuasaan, Gadi Eisenkot Ditunjuk Bentuk Pemerintahan Baru Israel
Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis
Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga
Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar
Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:00 WIB

Netanyahu di Ujung Kekuasaan, Gadi Eisenkot Ditunjuk Bentuk Pemerintahan Baru Israel

Jumat, 6 November 2026 - 08:01 WIB

Mendadak Presiden Mundur! Bank Raksasa Kolaps, Negara Diguncang Krisis

Minggu, 1 November 2026 - 08:10 WIB

Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Berita Terbaru