Mulai Pekan Ini, Harga Eceran Minyak Goreng Curah di Tanjungpinang Seharga Rp11.500 Perliter

- Publisher

Kamis, 3 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulai pekan ini, Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah seharga Rp11.500 per liter. Foto: Istimewa

Mulai pekan ini, Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah seharga Rp11.500 per liter. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Mulai pekan ini, Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah seharga Rp11.500 per liter.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang melalui Kepala Bidang Stabilisasi Harga, Muhamad Endy Febri mengatakan, harga tersebut berdasarkan aturan baru soal harga minyak goreng melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 6 Tahun 2022 terkait HET di pasaran.

Pada aturan tersebut, lanjutnya, Permendag juga mengatur HET minyak goreng kemasan premium seharga Rp 14.000 perliter. Sedangkan minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liternya.

BACA JUGA:  KKP Tanjungpinang Usahakan Buka Vaksinasi di Hari Minggu

“Sesuai aturan, kebijakan HET ini mulai berlaku pada 1 Februari 2022, tapi kita di Tanjungpinang akan mulai berlaku mulai pekan ini,” sebutnya, Rabu (2/2/2022).

Karena kata dia, pihaknya sedang melakukan sosialisasi kepada distributor-distributor minyak goreng yang ada di Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Pjs Gubernur Kepri: Pemahaman Jadi Kunci Lindungi Diri

Ia melanjutkan, di Tanjungpinang sendiri, kemasan premium dan kemasan sederhana telah banyak beredar.

“Sedangkan minyak goreng curah, sebenarnya sudah tidak banyak lagi. Karena harganya mahal sebelumnya, jadi banyak yang tidak menjual,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata Endy, dengan adanya aturan baru ini, sehingga harga minyak goreng satu harga Rp 14.000 yang sudah ditetapkan pemerintah sebelumnya telah dicabut.

BACA JUGA:  Danlantamal IV Tanjungpinang Pimpin Sertijab Danlanal Dabo Singkep

Oleh karena itu, ia mengharapkan kepada distributor dan toko agar menjual ke masyarakat sesuai dengan HET yang sudah ditentukan saat ini.

“Saat ini kami masih fokuskan didistributor dulu, yang dikhawatirkan pedagang kecil. Mereka ngambilnya bukan ke distributor langsung. Sehingga harganya bisa lebih tinggi dari HET yang sudah ditetapkan,” ucapnya. (RP)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru