Salat Jumat Pertama di Bulan Ramadan, Puluhan Ribu Umat Islam Padati Masjid Al Aqsa

- Publisher

Minggu, 10 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjidil Aqsa di Yerusalem, pada salat Jumat pertama di bulan Ramadan yang jatuh pada 8 April 2022, dipenuhi ribuan umat muslim. Foto: ANTARA

Masjidil Aqsa di Yerusalem, pada salat Jumat pertama di bulan Ramadan yang jatuh pada 8 April 2022, dipenuhi ribuan umat muslim. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Masjidil Aqsa di Yerusalem, pada salat Jumat pertama di bulan Ramadan yang jatuh pada 8 April 2022, dipenuhi ribuan umat muslim.

Meski di tengah kekhawatiran akan kekerasan berulang antara warga Israel dan Palestina, yang pecah tahun lalu selama bulan suci umat Islam tersebut, ibadah itu dilaporkan berlangsung damai.

Penduduk kota, seperti Bethlehem dan Ramallah di Tepi Barat yang dijajah, sejak pagi, berbaris di pos pemeriksaan Israel untuk mengunjungi Al Aqsa. Setelah dua tahun pembatasan COVID-19, Israel telah mengizinkan beberapa warga Palestina dari Tepi Barat yang mengantongi izin perjalanan untuk memasuki Yerusalem.

Namun, ketegangan kembali meningkat di kota suci umat Kristen, Yahudi, dan Islam itu. Seorang pria bersenjata warga Palestina menembak mati dua orang di sebuah bar di Tel Aviv pada Kamis (7/4/2022).

BACA JUGA:  Terungkap! Teka-teki Lokasi Jack Ma Selama Menghilang

Kejadian itu merupakan yang terbaru dalam serangkaian serangan maut di Israel. ’’Kami berpikir mereka (Israel) tidak akan membiarkan kami masuk karena terakhir ada peningkatan ketegangan, tapi syukurlah semua baik-baik saja,” kata Hussein Abayat dari Bethlehem. ’’Al Aqsa adalah hal yang paling berharga yang kami punya, kami melakukan apa pun semampu kami untuk mengunjunginya dan selebihnya kami serahkan kepada Tuhan,” katanya.

’’Pasukan Israel dalam siaga satu di seluruh negeri dan tidak akan ada batasan dalam perjuangan mereka untuk “memberantas terror,” kata Perdana Menteri Israel Naftali Bennett dalam pernyataannya.

BACA JUGA:  Penis Manusia Ditemukan di Dalam Toples Oleh Tukang Kebun, Ada Kisah Sedih Dibalik Penemuannya

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengutuk serangan pada Kamis itu sambil memperingatkan agar tidak ada serangan lanjutan ke Masjid Al Aqsa dan aksi provokatif kelompok pemukim ekstremis, menurut laporan kantor berita Palestina WAFA.

Beberapa hari sebelum awal Ramadhan, anggota parlemen Israel sayap kanan Itamar Ben-Gvir melakukan tur di komplek Masjid Al Aqsa, yang dikenal umat Yahudi sebagai Temple Mount. Bagi warga Palestina, kegiatan itu dilihat sebagai provokasi.
Masjid Al Aqsa, yang berada di dataran tinggi di jantung kota Kota Lama Yerusalem, adalah salah satu situs yang paling sensitif dalam konflik Timur Tengah. Tahun lalu, terjadi bentrokan malam antara warga Palestina dan polisi Israel selama bulan puasa.

BACA JUGA:  Kata Perusahaan Raksasa Tembakau Dunia: Ganja Bagian dari Masa Depan Rokok


Ancaman-ancaman pengusiran warga Palestina di Yerusalem Timur dan penggerebekan polisi di Masjid Al Aqsa memicu pecahnya perang Israel-Gaza selama 11 hari yang menewaskan lebih dari 250 warga Palestina di Gaza dan 13 orang di Israel.

Israel merebut Yerusalem Timur dalam perang tahun 1967, kemudian mecaplok wilayah itu dalam gerakan yang tidak diakui secara internasional. Warga Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan. (RP/FAJAR)

Berita Terkait

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:40 WIB

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Berita Terbaru