Perputaran Ekonomi dari Aktivitas Kurban di Batam Capai Rp120 Miliar

- Publisher

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu lapak penjualan hewan kurban di Batam. Foto: Istimewa

Salah satu lapak penjualan hewan kurban di Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin mengatakan potensi perputaran ekonomi dari aktivitas kurban pada hari raya Idul Adha, khususnya di Kota Batam mencapai Rp120 miliar setiap tahunnya.

“Itu perkiraan jika dihitung dari kegiatan jual beli hewan kurban sapi/kambing selama sebulan jelang Idul Adha,” kata Wahyudin di Tanjungpinang, dilansir dari ANTARA, Rabu 1 Juni 2022.

Namun demikian, kata dia, saat ini Batam tengah mengalami kekurangan hewan kurban mencapai ribuan ekor. Stok sapi/kambing yang ada sekarang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA:  Bantu Masyarakat, Pemko Tanjungpinang Manfatkan Zakat ASN

Menurutnya, jika dalam waktu dekat tak ada ternak sapi/kambing yang masuk ke Batam, maka krisis hewan kurban di daerah itu tak dapat dihindari.

“Kasihan pedagang tak dapat menikmati hasil penjualan hewan kurban, yang biasanya tiap tahun dapat mereka nikmati. Di sisi lain, warga yang sudah menabung untuk berkurban, juga tak kesampaian niatnya,” ucapnya.

Oleh karena itu, Wahyudin mengajak pemerintah daerah mendesak pemerintah pusat agar memberikan kelonggaran pengiriman ternak sapi/kambing dari daerah atau provinsi lain ke Batam.

Hal ini mengingat pengaturan lalu lintas pengiriman hewan kurban menjadi kewenangan pemerintah pusat.

BACA JUGA:  Harga Gas Non Subsidi di Tanjungpinang Naik, Disdagin Pastikan Gas 3 Kg Hal Ini

“Pusat memang melarang pengiriman hewan kurban antarprovinsi untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK), tapi seharusnya ada keringanan karena daerah kita bukan penghasil ternak sapi/kambing,” ujar Wahyudin.

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara mengakui Batam minus hewan kurban sekitar 1.000 ekor jelang Hari Raya Idul Adha 2022.

Pihaknya sudah meminta pemerintah pusat memberikan diskresi khusus terkait kelonggaran pengiriman sapi/kambing dari daerah zona hijau atau aman dari paparan PMK ke daerah setempat. Sehingga, kebutuhan hewan kurban di Batam tercukupi dan dapat mendongkrak perekonomian daerah di tengah pandemi COVID-19.

BACA JUGA:  Alhamdulillah, Masyarakat Batam Boleh Gelar Salat Idul Adha

“Kita harap sapi dari Lampung bisa masuk ke Kepri, karena ada beberapa kabupaten/kota di sana tidak terpapar PMK,” sebut Adi.

Pemprov Kepri masih menunggu tanggapan pemerintah pusat menyangkut pengiriman hewan kurban lintas provinsi.

Menurutnya, persyaratan lalu lintas hewan kurban saat ini memang ketat untuk mencegah masuknya PMK, karena apabila suatu wilayah ada ternak sapi/kambing terpapar wabah itu, maka perlu waktu lama dan biaya besar untuk pemulihannya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Berita Terbaru