Kota Batam Kekurangan Hewan Kurban

- Publisher

Selasa, 7 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Batam kekurangan hewan kurban. Foto: Istimewa

Kota Batam kekurangan hewan kurban. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Asosiasi Pedagang Hewan Ternak (APHT) mengaku kewalahan atas meningkatnya permintaan Hewan Kurban tahun 2022 di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Menurut Muhammad Mustofa, penasehat APHT, pihaknya kewalahan karena permintaan dari kaum muslim Singapura yang hendak dikurbankan di Batam.

“Data sementara, ada 3.153 ekor sapi dan 4.500 ekor kambing yang akan dikurbankan di Batam. 30 Persenya dari warga muslim Singapura, ” kata Muhammad Musofa, dilansir dari LIPUTAN6.

Meningkatnya peserta ibadah kurban ternyata tak seimbang dengan kuota persediaan hewan kurban. Saat ini di Batam baru tercatat sangat terbatas. Adapun yang tercatat 600 Ekor sapi dan sekitar seribu ekor kambing.

BACA JUGA:  Ikuti Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Kolaborasi Bersama KPK, Amsakar Berkomitmen Perangi Korupsi

Ia berharap pemerintah daerah mendorong agar pemerintah pusat memberikan diskresi khusus untuk pengiriman atau pengadaan hewan ternak untuk Batam dari daerah lain. Tentu dengan mempertimbangkan efesiensi waktu dan jarak seiring dengan mendekatnya Hari Raya Idul Adha .

“Dari Asosiasi sudah mengajukan hewan ternak dari Lampung,” kata Musofa.

Sebenarnya sesuai aturan Balai Karantina, suatu daerah boleh meminta atau mengirim ternak dari kawasan yang sudah jelas bebas Penyakit Mulut dan Kuku.

BACA JUGA:  Amsakar Terus Dorong Peningkatan Layanan, Camat dan Pegawai Batam Diminta Selalu Siaga Bencana

“Kalau mau fair, meningkatnya peserta ibadah kurban dari Singapura merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan. Baik oleh Pemda maupun masyarakat,” kata Mustofa.

Peningkatan peserta kurban tahun ini menjadi sulit karena persediaan hewan kurban sangat terbatas.

Di tempat yang sama Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin menyebutan potensi perputaran ekonomi dari aktivitas kurban pada hari raya Idul Adha, khususnya di Kota Batam mencapai Rp120 miliar setiap tahunnya.

BACA JUGA:  Warga Singapura Kangen Liburan ke Batam dan Bintan, Namun Terkendala Hal Ini

“Tiap tahun ada turis yang kurban disini. Artinya ada putaran uang di UMKM masuk yang lebih kurang dihitung kurang lebih 120 Miliar pada saat hari raya kurban,” kata Wahyudin.

Selain itu ia warga muslim Singapura banyak yang sudah memesan.

“Cuma mereka datangnya tidak tepat pada hari rayanya,” kata Wahyudin.

Itulah sebabnya hingga kini hewan kurban di Batam masih belum mencukupi. (DI/LIPUTAN6)

Berita Terkait

BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi
Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan
Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam
232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara
Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama
BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami
BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:16 WIB

BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:30 WIB

Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan

Senin, 4 Mei 2026 - 07:14 WIB

Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:24 WIB

Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama

Berita Terbaru