Media Masa Diminta tidak Tergelincir Polarisasi Jelang Tahun Politik 2024

- Publisher

Jumat, 10 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023 bertajuk Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), pada Kamis (9/2/2023). Foto: INFOPUBLIK

Acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023 bertajuk Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), pada Kamis (9/2/2023). Foto: INFOPUBLIK

INIKEPRI.COM – Media masa nasional diminta untuk tetap berpegang teguh pada objektifitas dan tidak tergelincir polarisasi menjelasng tahun politik Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 mendatang.

“Menjelang tahun politik (2024), media masa harus berpegang teguh pada idealisme objektif dan tidak tergelincir dalam polarisasi,” tegas Presiden Joko Widodo dalam Acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023 bertajuk Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), pada Kamis (9/2/2023).

BACA JUGA:  Gugur Saat Pengamanan Mudik, Kepolisian Negara Republik Indonesia Beri Pangkat Anumerta untuk Fajar Permana

Presiden berpesan agar media nasional harus mendorong pelaksanaan Pemilu 2024 supaya berjalan jujur dan adil serta meneguhkan persatuan Indonesia.

“Media masa harus tetap menjadi pilar demokrasi keempat dan menjadi referensi utama bagi masyarakat untuk mendapat informasi,” tutur Joko Widodo.

BACA JUGA:  9 Partai Parlemen Tak Perlu Verifikasi Faktual Pemilu 2024

Senada, Ketua umum PWI, Atal S Depari, mengatakan pihaknya kembali mengingatkan kembali segenap unsur pers nasional untuk melakukan lima hal dalam momentum HPN 2023.

Pertama, berkomitmen menghindari peristiwa yang menyebabkan keterbelahan bangsa pada pemilu lalu tidak terulang kembali.

“Sehingga kita tidak terseret menjadi buzzer salah satu pihak (kontestan pemilihan presiden),” imbuh Atal S Depari.

BACA JUGA:  KPU Tegaskan tak Ada Niat Memanipulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu

Kedua, selalu berkomitmen melaksanakan kode etik jurnalistik dan proses kerja jurnalistik.

Ketiga, menjaga komitmen sebagai garda terdepan menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Keempat menghindari jebakan euforia arus informasi media sosial yang susah dipertanggungjawabkan kebenarannya

“Kelima mari kita dorong dewan pers agar terus menjaga marwah kehidupan pers Indonesia sebagai pilar demokrasi,” tandas Ketua Umum PWI. (RP)

Berita Terkait

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu
Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:34 WIB

Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar

Berita Terbaru