Pemerintah Optimalkan Potensi Kemaritiman Indonesia dalam Visi RPJPN 2025-2045

- Publisher

Selasa, 21 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Marves Luhur Binsar Panjaitan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa di Seminar Penjaringan Masukan Visi RPJPN 2025-2045: Negara Maritim yang Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan di Gedung Bappenas, Senin (20/3/2023). Foto: Bapenas

Menko Marves Luhur Binsar Panjaitan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa di Seminar Penjaringan Masukan Visi RPJPN 2025-2045: Negara Maritim yang Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan di Gedung Bappenas, Senin (20/3/2023). Foto: Bapenas

INIKEPRI.COM – Dalam rangka mendukung proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, Kementerian PPN/Bappenas terus berupaya menjaring masukan dari para stakeholders, mitra pembangunan, dan perguruan tinggi.

Fokus perencanaan jangka panjang kali ini adalah memaksimalkan potensi kemaritiman Indonesia untuk mencapai negara maritim yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan.

“Kita perlu mengoptimalkan karakteristik utama wilayah Indonesia, yaitu sebagai negara kepulauan terbesar yang dikelilingi lautan, yaitu dua per tiga dari total wilayah Indonesia, untuk kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat,” jelas Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa di Seminar Penjaringan Masukan Visi RPJPN 2025-2045: Negara Maritim yang Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan di Gedung Bappenas, Senin (20/3/2023).

BACA JUGA:  Didi Irawadi: Saat Paripurna Tidak Ada Selembar Pun Naskah RUU Ciptaker Dibagikan

BACA JUGA :

Luhut Tinjau Lokasi Jembatan Batam-Bintan

Transformasi kultural dan struktural harus dilakukan untuk menghadapi tantangan dalam mewujudkan visi besar menjadi negara maritim.

Pertama, transformasi paradigma dan komitmen dalam memandang laut sebagai halaman depan. Kedua, transformasi ekonomi untuk mewujudkan laut sebagai sumber kemakmuran yang harus dikelola secara modern, adil, dan lestari.

BACA JUGA:  10 Tahun Jokowi: Kawasan Berikat Sokong Geliat Ekonomi Rakyat

Ketiga, transformasi kelembagaan dan tata kelola untuk menciptakan pengelolaan pemanfaatan laut yang lebih efisien, transparan, dan inklusif.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan menegaskan pentingnya pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Pengembangan industri maritim, hilirisasi sumber daya maritim khususnya baru 4 persen. Jadi, masih banyak yang bisa kita kerjakan lebih lagi,” tegas Luhut.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Pimpin Rapat dengan Bappenas, Dorong Geopark Natuna Menuju UGGp

Indonesia memiliki tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang menjadi jalur distribusi penting dan perdagangan internasional.

“Maritim bukan hanya satu sektor. Diperlukan kolaborasi lintas sektor dan pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan pendekatan terestrial dan maritim secara terintegrasi. Negara maritim adalah negara yang mampu memanfaatkan secara optimal ruang dan seluruh sumber dayanya secara berkelanjutan, dengan leading-sector yang berbasis kelautan,” pungkas Suharso. (DI)

Berita Terkait

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Berita Terbaru