Kerusuhan Soal Rempang Ramai Disoroti Media Asing

- Publisher

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta Pulau Batam. Foto: Google Maps

Peta Pulau Batam. Foto: Google Maps

INIKEPRI.COM – Kerusuhan di Pulau Rempang, Riau, kian menjadi sorotan media-media asing, Rabu (13/9). Reuters melaporkan peristiwa ini dalam artikel berjudul “Polisi Indonesia menangkap 43 orang setelah kerusuhan di kawasan industri”.

Mengutip sumber di kepolisian, media tersebut mengatakan polisi Indonesia telah menangkap 43 orang yang dituduh menyebabkan kerusuhan dan menyerang polisi terkait rencana relokasi masyarakat untuk kawasan industri bernilai miliaran dolar.

BACA JUGA:  Edukasi Jantung Bawaan, RSBP Batam Dorong Deteksi Dini

BACA JUGA :

43 Orang Diamankan Polisi Pasca Demo di BP Batam

Menko Polhukam: Persoalan di Rempang Bermula dari Tumpang Tindih Perizinan

“Bentrokan kekerasan meletus pada hari Senin di kota Batam, yang terletak sekitar 44 km dari Singapura, di mana sekitar 1.000 demonstran berkumpul di depan kantor BP Batam, salah satu pengembang proyek Rempang Eco City,” tulis media tersebut.

BACA JUGA:  Fraksi Gerindra DPRD Batam Bawa Oleh-Oleh dari DPR RI, Endipat Wijaya Perjuangkan Renovasi 50 Sekolah

Rekaman video di media lokal menunjukkan para demonstran melemparkan botol dan batu ke arah polisi dan merobohkan pagar, yang dibalas oleh polisi dengan Meriam air dan gas air mata.

Rempang Eco City akan menjadi lokasi pabrik yang dioperasikan oleh produsen kaca China, Xinyi Glass Holdings Ltd, yang telah berkomitmen untuk membangun pabrik pengolahan pasir kuarsa senilai US$11,5 miliar (sekitar Rp173 triliun) di kawasan industri tersebut.

BACA JUGA:  Gelombang Ketiga Diprediksi Desember, Masyarakat Tanjungpinang Diingatkan Batasi Mobilitas

“Kami menangkap mereka karena melakukan vandalisme dan menentang polisi,” kata Juru Bicara Kepolisian Kepulauan Riau, kata Kombes. Pol. Pandra Arsyad, seraya menambahkan bahwa para pengunjuk rasa telah dibubarkan pada sore hari.

Berita Terkait

PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi
Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan
Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga
Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:06 WIB

PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Berita Terbaru