Pemko Tanjungpinang Beri Bantuan Beras ke Anak Penderita Gizi Buruk

- Publisher

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada hari ini Senin (11/12/2023), Pj Wali Kota Hasan menyerahkan bantuan di dua lokasi yakni kepada warga Jalan Kuantan Gang Putri Ledang 8, Kelurahan Melayu Kota Piring dan warga Kampung Sidomulyo, Kelurahan Batu IX. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Pada hari ini Senin (11/12/2023), Pj Wali Kota Hasan menyerahkan bantuan di dua lokasi yakni kepada warga Jalan Kuantan Gang Putri Ledang 8, Kelurahan Melayu Kota Piring dan warga Kampung Sidomulyo, Kelurahan Batu IX. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) menyalurkan bantuan beras kepada anak penderita gizi buruk. Bantuan diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan,S.Sos kepada masing-masing penerima.

Pada hari ini Senin (11/12/2023), Pj Wali Kota Hasan menyerahkan bantuan di dua lokasi yakni kepada warga Jalan Kuantan Gang Putri Ledang 8, Kelurahan Melayu Kota Piring dan warga Kampung Sidomulyo, Kelurahan Batu IX.

Pj Wali Kota Hasan menyampaikan, bantuan diberikan merupakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang dikhususkan untuk anak-anak penderita gizi buruk. Setiap anak mendapatkan bantuan beras bervariasi tergantung tingkat gizi ringan, sedang dan berat.

BACA JUGA :

Pj Wako Hasan Serahkan BLT Rp550 Ribu Per KK, Ada Sebanyak 16.000 KK yang Terima

BACA JUGA:  Daftarkan Bacaleg ke KPU Kepri, PPP Optimis Raih Kursi Setiap Dapil di Kota Batam dan Provinsi Kepri

“Sekarang ini kita serahkan bantuan beras sebanyak 110 kilogram,” kata Hasan saat ditemui usai menyerahkan bantuan kepada warga Gang Putri Ledang 8.

Dia menjelaskan, penerima bantuan ini memiliki kriteria tertentu diantaranya anak mengalami gizi buruk, keluarga yang terdata dalam kemiskinan ekstrem dan kepala keluarga tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Yang kita serahkan ini, kepala keluarga bekerja hanya sebagai buruh bangunan. Belum tentu setiap hari dapat, karena harus menunggu proyek. Mereka setiap hari butuh makan, makanya Pemko hadir menyerahkan bantuan pangan beras,” jelasnya.

Menurutnya, anak penderita gizi buruk harus mendapatkan penanganan yang serius. Dalam waktu dekat pihaknya melalui program penanggulangan stunting akan memberikan bantuan berupa susu kepada anak penderita gizi buruk.

BACA JUGA:  Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

“Saya langsung monitor, biar saya jadi bapak asuh secara pribadi. Ini harus mendapatkan penanganan serius, pemerintah juga harus hadir dengan program seperti ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan DP3 Tanjungpinang Yesi Perdeawati menyampaikan, Pemko Tanjungpinang telah melaksanakan pengadaan CPPD melalui APBD 2023 sebanyak 19 ton beras.

Pengadaan tersebut bekerjasama dengan Bulog Cabang Tanjungpinang mulai dari pembelian, penyimpanan dan penyaluran. “Dari total beras CPPD 19 ton, yang sudah tersalurkan hampir 4 ton sampai tahun ini,” katanya.

Penyaluran beras CPPD, lanjutnya, ada empat kriteria diantaranya gizi buruk, bencana alam, bencana sosial dan keadaan darurat yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Terima Kunjungan Kerja Pemkab Bandung, Studi Tiru Pengelolaan Qur'an Center Kota Tanjungpinang

Dia menjelaskan, bantuan untuk bencana alam dan sosial diberikan apabila pasca kejadian bencana, korban mengalami rentan dan rawan pangan. Apabila tidak masuk dalam rentan dan rawan pangan maka tidak akan disalurkan.

“Sama halnya dengan gizi buruk, artinya mereka sudah rentan dan rawan pangan makanya kita salurkan, untuk penderita gizi buruk sekarang ini ada 18 kasus balita. Kita fokus ke gizi buruk karena baru gizi buruk yang ada di Perwako,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, setiap anak penderita gizi buruk mendapatkan bantuan beras bervariasi tergantung tingkat kasusnya ringan, berat atau sedang, kemudian jumlah anggota keluarganya dan nantinya akan dikali dengan 400 gram. “Ada kriteria dan cara perhitungan untuk pemberian CPPD ini,” imbuhnya. (RBP)

Berita Terkait

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Berita Terbaru