Penyuluhan “Kepiting” Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rustam: Stunting Prioritas Pemerintah Bidang Kesehatan

- Publisher

Jumat, 1 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecamatan Tanjungpinang Timur melaksanakan kegiatan penyuluhan bertajuk

Kecamatan Tanjungpinang Timur melaksanakan kegiatan penyuluhan bertajuk "Kecamatan Peduli Stunting" (Kepiting) yang diadakan oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan Tanjungpinang Timur di Aula Kantor Kecamatan, Kamis (31/10/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Kecamatan Tanjungpinang Timur melaksanakan kegiatan penyuluhan bertajuk “Kecamatan Peduli Stunting” (Kepiting) yang diadakan oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan Tanjungpinang Timur di Aula Kantor Kecamatan, Kamis (31/10/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam, Camat Tanjungpinang Timur, Saparillis, jajaran Lurah Kecamatan Tanjungpinang Timur, dan Ketua TP PKK Kecamatan Tanjungpinang Timur, Zuraini.

Dalam sambutannya, Kadinkes Tanjungpinang, Rustam, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Camat Tanjungpinang Timur dan Ketua TP PKK Kecamatan Tanjungpinang Timur, Zuraini, yang telah menjalankan program penyuluhan ini. Beliau menegaskan bahwa stunting saat ini merupakan prioritas utama pemerintah di bidang kesehatan.

BACA JUGA:  Dorong Produktivitas Pertanian, Pemko Tanjungpinang Siapkan Bantuan untuk Petani

“Stunting adalah isu kesehatan yang menjadi prioritas pemerintah. Kami sangat mengapresiasi pak Camat dan Ibu Ketua TP PKK atas peluncuran penyuluhan ini. Selain stunting, dua program kesehatan lain yang saat ini juga mendapat perhatian adalah pemeriksaan kesehatan bagi seluruh penduduk serta penanganan TBC,” jelas Rustam.

Rustam berharap angka prevalensi stunting di Kota Tanjungpinang dapat turun secara signifikan. Saat ini, prevalensi stunting di Tanjungpinang tercatat sebesar 15,2%, dan diharapkan bisa turun menjadi kurang dari 14%.

“Insya Allah, bulan November ini akan dilakukan pengukuran lanjutan oleh tim independen dari pusat. Dari hasil pemantauan Posyandu, alhamdulillah di wilayah Tanjungpinang Timur, balita stunting tidak sampai 3%. Kita harapkan angka ini bisa terus ditekan,” ujar Rustam optimis.

BACA JUGA:  Cabai Merah Mulai Turun, Harga Tertinggi Rp 60 Ribu

Dalam kesempatan yang sama, Camat Tanjungpinang Timur, Saparillis, menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka stunting.

Beliau menyampaikan bahwa pihak kecamatan bersama kelurahan telah bekerja sama dengan PT Angkasa Pura dalam bentuk bantuan bagi masyarakat. Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk bantuan bahan makanan pokok bagi keluarga dengan anak balita yang teridentifikasi mengalami stunting.

“Sebagai bentuk kepedulian, beberapa waktu lalu kami mengajukan proposal ke PT Angkasa Pura untuk membantu masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki anak balita yang berisiko stunting. Alhamdulillah, realisasi dari proposal ini berupa bantuan bahan makanan seperti beras, telur, dan roti bagi para orang tua yang membutuhkan,” ungkap Saparillis.

BACA JUGA:  Tanjungpinang Jadi Destinasi Menarik Bagi Wisman untuk Beraktivitas

Dengan adanya kegiatan “Kecamatan Peduli Stunting” ini, diharapkan masyarakat Tanjungpinang Timur dapat semakin teredukasi tentang pentingnya pencegahan stunting dan turut berperan aktif dalam menjaga kesehatan anak-anak di wilayah mereka.

Untuk kebutuhan informasi dan edukasi lebih lanjut, masyarakat dipersilakan untuk menghubungi Posyandu atau Puskesmas setempat. Dengan kerjasama lintas sektor dan perhatian penuh dari seluruh pemangku kepentingan, target penurunan stunting di Kecamatan Tanjungpinang Timur diharapkan segera tercapai.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Berita Terbaru