TNI AL Perkuat Armada dengan Peluncuran Kapal Harbour Tug Produksi Dalam Negeri

- Publisher

Minggu, 15 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali memperkuat armadanya dengan peluncuran kapal Harbour Tug hasil produksi dalam negeri, Sabtu (14/12/2024). Foto. tni.mil.id

Dalam rangka mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali memperkuat armadanya dengan peluncuran kapal Harbour Tug hasil produksi dalam negeri, Sabtu (14/12/2024). Foto. tni.mil.id

INIKEPRI.COM – Dalam upaya mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali memperkuat armadanya dengan meluncurkan Kapal Harbour Tug hasil produksi dalam negeri.

Kapal itu dirancang khusus untuk mendukung operasional Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dalam melaksanakan tugas pemanduan dan penundaan di pelabuhan.

Peluncuran Kapal Harbour Tug ini dipimpin oleh Asisten Logistik (Aslog) Kasal, Laksda TNI Eko Sunarjanto, di Galangan PT. Dok Bahari Nusantara, Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (14/12/2024). Kapal ini akan memperkuat jajaran Komando Armada I (Koarmada I) TNI AL, khususnya di Lantamal IV Batam.

BACA JUGA:  Dirjen Imigrasi Targetkan Semua Kantor Bisa Terbitkan e-Paspor Akhir 2023

Desain dan Fitur Kapal Harbour Tug

Kapal Harbour Tug yang baru diluncurkan memiliki dimensi panjang 30 meter, lebar 11,6 meter, dan tinggi 5,1 meter. Dengan kecepatan maksimal mencapai 12 knot, kapal ini dirancang untuk mendukung pergerakan manuver Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) keluar-masuk pelabuhan dengan lebih efektif. Fitur-fitur canggih pada kapal ini juga meningkatkan kemampuan operasionalnya dalam mendukung kelancaran tugas-tugas TNI AL.

Kapal Harbour Tug dilengkapi dengan peralatan Fire Fighting berkapasitas 600 m³ dan jangkauan 100 meter, yang memungkinkan kapal ini berfungsi sebagai kapal Search and Rescue (SAR). Fitur ini menjadikannya andal dalam pemadaman kebakaran di laut serta evakuasi korban dalam situasi darurat.

BACA JUGA:  Dua KAL Tambahan untuk Jaga Keamanan Maritim

Kapal itu akan memperkuat pengawasan dan pengamanan perairan Indonesia, membantu memperlancar operasional kapal perang Indonesia, dan mendukung berbagai misi keamanan laut yang vital. Sebagai bagian dari Komando Armada I (Koarmada I), kapal ini akan ditempatkan di Lantamal IV Batam dan siap menjalankan peran penting dalam menjaga kedaulatan Indonesia di perairan internasional.

Komitmen TNI AL Tingkatkan P3DN

Peluncuran Kapal Harbour Tug itu juga menjadi bukti komitmen TNI AL terhadap program Pemerintah Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Kapal ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan kemandirian industri pertahanan Indonesia dengan memanfaatkan produk lokal dalam pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista). Program itu diharapkan dapat memperkuat daya saing industri pertahanan Indonesia sekaligus mendukung perekonomian nasional.

BACA JUGA:  DPR Menilai Perlu Segera Dibentuk Komite Independen Publisher Rights

Dengan peluncuran kapal Harbour Tug itu, TNI AL menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat armadanya, meningkatkan kemampuan operasional, dan memastikan pengamanan serta pengawasan yang lebih efektif terhadap perairan Indonesia. Selain itu, langkah ini juga mendukung visi Indonesia sebagai negara yang mandiri dalam bidang pertahanan dan keamanan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Berita Terbaru