Dikunjungi Wamenpar, Pulau Penyengat Disiapkan Jadi Pilot Project Gerakan Wisata Bersih

- Publisher

Selasa, 31 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, saat melakukan kunjungan kerja ke pulau Penyengat. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, saat melakukan kunjungan kerja ke pulau Penyengat. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, akan dijadikan lokasi percontohan atau pilot project Gerakan Wisata Bersih. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, saat melakukan kunjungan kerja ke pulau tersebut, Senin (30/12/2024).

“Pulau Penyengat memiliki potensi besar untuk wisata sejarah dan religi. Cerita-cerita sejarahnya sangat kaya, sehingga storytelling di sini harus diperkuat agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih berkesan,” kata Ni Luh Puspa.

Dalam kunjungan itu, Wamenpar meninjau sejumlah destinasi wisata, seperti Masjid Raya Sultan Riau, Bukit Kursi, dan kompleks makam Engku Puteri Raja Hamidah. Ia memuji infrastruktur seperti dermaga dan jalan menuju situs yang dinilainya sudah baik, tetapi masih ada kekurangan yang perlu dibenahi.

BACA JUGA:  Serius Melanjutkan Penataan Pulau Penyengat, Gubernur Ansar Bertemu Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR

“Toilet masih terbatas, dan pengelolaan sampah di TPS 3R terkendala kurangnya daya listrik. Hal ini harus segera ditangani agar fasilitas di destinasi ini semakin optimal. Saya sudah menyampaikan hal ini agar pemerintah daerah dan pusat dapat bekerja sama mengatasinya,” ujar Wamenpar.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, menambahkan perlunya perlengkapan penunjuk arah di setiap destinasi wisata. “Tanda-tanda ini penting agar wisatawan dapat menjelajahi lokasi secara mandiri, meski ada pemandu,” jelasnya.

Gerakan Wisata Bersih, lanjut Hariyanto, akan menjadi gerakan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan melibatkan mitra strategis dari kementerian/lembaga seperti Kemendagri, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, serta mitra industri, swasta, dan BUMN melalui program CSR-nya.

BACA JUGA:  Program Pelatihan Disnakerkopum Tanjungpinang Siapkan Tenaga Kerja Terampil

“Beberapa mitra strategis sudah menyatakan komitmennya. Pada saat peluncuran nanti, akan ada pernyataan bersama untuk mendukung gerakan Wisata Bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengapresiasi dukungan Kemenpar yang memilih Pulau Penyengat sebagai lokasi pilot project Gerakan Wisata Bersih.

“Ada beberapa fasilitas yang perlu kami benahi, seperti sarana kesehatan, penambahan toilet, pengelolaan TPS 3R, tanda penunjuk arah, dan perahu ranjau untuk memungut sampah di laut. Kami sudah menginventarisasi kebutuhan tersebut, dan Alhamdulillah Kemenpar siap membantu,” ujar Nazri.

BACA JUGA:  Terima Kunjungan Koordinasi BPSK, PJ Wako Hasan Terima Aduan Sengketa Konsumen

Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjadikan Pulau Penyengat sebagai percontohan wisata bersih yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.

“Kami sudah menyediakan tempat sampah terpilah, namun masyarakat perlu didorong untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Nazri.

Turut mendampingi Wamenpar dan rombongan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Guntur Sakti, beserta jajaran Disbudpar Kota Tanjungpinang, camat, lurah, dan tokoh masyarakat setempat.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026
Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026
Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII
Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:37 WIB

Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:59 WIB

Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 07:08 WIB

Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Berita Terbaru