Dinkes Tanjungpinang Turun Lapangan Awasi Keamanan Takjil

- Publisher

Rabu, 5 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantauan ta'jil Ramadan Dinkes kota Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM/Diskominfo Tanjungpinang

Pantauan ta'jil Ramadan Dinkes kota Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM/Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Menjelang waktu berbuka puasa, penjual takjil mulai ramai di Kota Tanjungpinang. Untuk memastikan makanan yang dijual aman dikonsumsi, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan.

Pengawasan ini berlangsung selama dua pekan, mulai 3 hingga 13 Maret 2025, dengan menyasar sembilan lokasi yang menjadi pusat penjualan takjil di Tanjungpinang.

Lokasi tersebut meliputi Jalan Bandara, Jalan Pemuda, Jalan Bali, Jalan Abdul Rahman, Jalan D.I Panjaitan Km 9, Jalan Handjoyo Putro, Jalan R.E Martadinata, Jalan Sultan Mahmud, dan Pulau Penyengat.

BACA JUGA:  Peserta Inovasi TTG, Persiapan Menuju Tingkat Nasional Bulan Juni Mendatang

Kepala Dinkes PPKB Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan pengawasan dilakukan secara bertahap agar lebih efektif. Setiap harinya, sekitar 10 petugas turun ke lapangan untuk mengecek keamanan makanan yang dijual kepada masyarakat.

“Kami tidak bisa mengecek semua tempat dalam satu hari. Karena itu, pengawasan dilakukan bertahap di sembilan lokasi yang sudah ditentukan,” ujar Rustam, Selasa (4/3/2025).

BACA JUGA:  Balai Nikah MPP Tanjungpinang Hadirkan Layanan Nikah Gratis Berbasis Budaya Melayu

Selain mengecek kebersihan makanan, tim juga memastikan sanitasi, cara penyajian, serta penggunaan bahan tambahan seperti pewarna dan pengawet.

“Kami tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga memberikan edukasi kepada pedagang agar lebih memahami pentingnya kebersihan dan keamanan pangan,” tambahnya.

Jika ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya, petugas akan membuat berita acara dan memberikan edukasi kepada pedagang.

BACA JUGA:  Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Kepri Dikukuhkan, Sekdaprov Adi Himbau Tingkatkan Pelayanan Publik

“Kami lebih mengedepankan edukasi dalam pengawasan ini,” katanya.

Pengawasan ini melibatkan sanitasi puskesmas, petugas laboratorium kesehatan daerah (Labkesda), Balai Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM), serta tenaga farmasi makanan dan minuman.

Selain sembilan titik yang telah ditentukan, pengawasan juga dapat diperluas apabila ditemukan lokasi lain yang ramai.

“Kami akan melihat situasi di lapangan. Jika ada lokasi lain yang perlu diawasi, tentu akan kami tinjau,” tutup Rustam.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Berita Terbaru