Satgas Halal Kepri Sidak Produk Mengandung Babi: Hasil Negatif, Pengawasan Diperketat

- Publisher

Sabtu, 10 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melalui Satgas Halal Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) lanjutan pada Kamis (8/5/2025) terhadap sembilan produk pangan olahan yang terindikasi mengandung unsur babi (Porcine). Foto: INIKEPRI.COM

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melalui Satgas Halal Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) lanjutan pada Kamis (8/5/2025) terhadap sembilan produk pangan olahan yang terindikasi mengandung unsur babi (Porcine). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melalui Satgas Halal Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) lanjutan pada Kamis (8/5/2025) terhadap sembilan produk pangan olahan yang terindikasi mengandung unsur babi (Porcine).

Kali ini, sidak menyasar dua supermarket di Kota Tanjungpinang yang belum diperiksa pada tahap awal, yaitu Swalayan Bintang Rezeki dan Bintan 21.

Kabar baiknya, dari hasil sidak di kedua swalayan tersebut, petugas tidak menemukan satupun dari sembilan produk yang dimaksud, baik dengan nomor batch yang tertera dalam rilis BPJPH maupun batch lain untuk produk sejenis.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Pimpin Rapat Pemaparan Proyek Estuary DAM Teluk Bintan dan SPAM

Menanggapi hal ini, Supervisor Bintan 21, Dedi, menyatakan komitmen pihak swalayan untuk segera menarik produk sejenis lainnya begitu ada informasi pencekalan.

“Distributor yang memasok juga sudah diberitahu agar berhati-hati terhadap beberapa produk yang mengandung Porcine tersebut agar kita membantu pencegahan peredaran di Masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan sidak, petugas juga memberikan sosialisasi kepada para penanggung jawab swalayan agar lebih teliti dalam menerima barang dari distributor dan selalu mencocokkan barang dengan kode batchnya.

Sekretaris Satgas Halal Provinsi Kepulauan Riau, Titik Hindon, menegaskan pentingnya komitmen para penanggung jawab terhadap produk yang mereka pasarkan. Ia menjelaskan bahwa sidak ini merupakan tindak lanjut dari press release BPJPH pusat dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait temuan beberapa produk yang terkontaminasi porcine.

BACA JUGA:  MK Tolak Gugatan INSANI, Ansar-Marlin Pemimpin Baru Kepri

Sembilan produk yang menjadi perhatian dalam rilis tersebut adalah: Corniche Floffy Jelly Marshmallows, Corniche Teddy Marshmallows Apple, ChompChomp Car Mallow (Marshmallow bentuk mobil), ChompChomp Flower Mallow (Marshmallow bentuk bunga), ChompChomp Marshmallow bentuk tabung, Hakiki Gelatin (bahan tambahan pangan pembentuk gel), Larbee – TYL Marshmallow isi selai vanila, AAA Marshmallow rasa jeruk, dan SWEETME Marshmallow rasa cokelat. Dari sembilan produk tersebut, tujuh di antaranya telah memiliki sertifikat halal, sementara dua lainnya belum bersertifikat.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Siap Mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis

“Jadi BPJPH bersama tim mencoba melakukan inspeksi mendadak ke swalayan-swalayan tersebut, sebagai tindak lanjut,” jelas Titik.

Lebih lanjut, Titik mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan teliti dalam memilih produk konsumsi, terutama produk yang belum memiliki label halal. Ia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan produk berlabel halal namun mencantumkan kandungan babi agar dapat segera ditindaklanjuti.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Li Claudia Turun Langsung Cek Drainase dan Jalan, Minta Pekerjaan Tak Ganggu Aktivitas Warga
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Siswa MAN Insan Cendekia Batam Raih Beasiswa Pemerintah Rusia, Kuliah Teknik Nuklir di MEPhI
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna
Progres Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani Capai 39,194 Persen, BP Batam Genjot Percepatan Konstruksi
Prosesi Adat Melayu Warnai Penyambutan Pangkosek II di Lanud Raden Sadjad Natuna
MV Fuchanging 1 Diamankan di Perairan Anambas, Tim Gabungan Dalami Dugaan Muatan Ketamin

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Li Claudia Turun Langsung Cek Drainase dan Jalan, Minta Pekerjaan Tak Ganggu Aktivitas Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Siswa MAN Insan Cendekia Batam Raih Beasiswa Pemerintah Rusia, Kuliah Teknik Nuklir di MEPhI

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna

Berita Terbaru