Balai Nikah MPP Tanjungpinang Hadirkan Layanan Nikah Gratis Berbasis Budaya Melayu

- Publisher

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pernikahan di balai MPP. Foto: INIKEPRI.COM/TanjungpinangKota

Prosesi pernikahan di balai MPP. Foto: INIKEPRI.COM/TanjungpinangKota

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus memperluas akses pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat. Salah satu inovasi layanan yang dihadirkan adalah fasilitas nikah gratis di Balai Nikah Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tanjungpinang.

Pada Jumat (4/7), Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, hadir sebagai saksi dalam prosesi pernikahan yang digelar di Balai Nikah MPP tersebut. Ia mengapresiasi nuansa budaya Melayu yang dihadirkan di balai nikah, karena dinilai mampu menciptakan suasana yang indah sekaligus menghidupkan nilai-nilai adat dalam pelayanan publik.

BACA JUGA:  Buka Festival Tahunan MAN Tanjungpinang, Kakanwil Kemenag Kepri Dorong Siswa Berprestasi Hingga Level Dunia

“Ketika pelayanan dikemas dengan nilai budaya, kita tidak hanya memberikan layanan administratif, tetapi juga menghadirkan penghormatan terhadap tradisi dan identitas masyarakat,” ujar Zulhidayat.

Menurutnya, fasilitas nikah gratis ini menjadi salah satu inovasi DPMPTSP yang bertujuan membantu masyarakat, khususnya pasangan yang terkendala biaya pencatatan pernikahan.

BACA JUGA:  RSUD Tanjungpinang Siaga Selama Libur Lebaran, Dirut Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

“Layanan ini diharapkan terus berjalan dan menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih dekat, lebih bermakna, dan berpihak pada kebutuhan nyata warga,” tambahnya.

Zulhidayat juga menegaskan bahwa momen pernikahan bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan peristiwa sakral yang memiliki makna mendalam dalam perjalanan hidup seseorang.

“Kita menyaksikan sebuah momen yang diharapkan hanya terjadi sekali dalam hidup. Peristiwa sakral yang In Shaa Allah tidak akan terulang kembali. Sudah sepatutnya pemerintah hadir memberi ruang, kemudahan dan penghargaan dalam momen penting ini,” katanya.

BACA JUGA:  Upaya Penataan Kota, Hasan Gandeng Para Vendor Rapikan Kabel Jaringan

Dalam prosesi tersebut, Zulhidayat turut melaksanakan tradisi tepuk tepung tawar kepada kedua mempelai sebagai simbol doa dan harapan agar rumah tangga yang dibangun dan dibina kelak diliputi kebahagiaan serta keberkahan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar
Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja
MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri
Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah
BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:46 WIB

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:12 WIB

Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:39 WIB

Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 07:32 WIB

Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja

Senin, 11 Mei 2026 - 07:09 WIB

MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri

Berita Terbaru