Petai, Si Bau yang Menyembuhkan: Dari Pencernaan hingga Jantung Sehat

- Publisher

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petai. Foto: Istimewa

Petai. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Petai, atau Parkia speciosa, sering kali dikenal karena aromanya yang kuat dan khas.

Namun di balik baunya yang tajam, ternyata tersimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Di berbagai daerah di Indonesia, petai tidak hanya menjadi pelengkap sambal atau nasi panas, tetapi juga dipercaya sebagai “obat alami” sejak dahulu.

Petai mengandung serat yang tinggi, sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Mengonsumsi petai secara rutin dapat membantu melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, dan meningkatkan kesehatan usus. Serat dalam petai berperan penting dalam menjaga sistem pencernaan tetap aktif, sementara kandungan prebiotiknya membantu pertumbuhan bakteri baik dalam usus.

BACA JUGA:  Ini 3 Fakta Deksametason, Mampu Sembuhkan Covid-19?

Selain menyehatkan pencernaan, petai juga kaya akan kalium — mineral penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan menurunkan risiko hipertensi. Dengan tekanan darah yang terkontrol, jantung pun bekerja lebih efisien. Tak hanya itu, petai juga mengandung antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

BACA JUGA:  Virus Corona Serang Kejiwaan Pasien: Dari Teriak-Teriak, Serang Petugas, Berpikir Kematian hingga Mencoba Bunuh Diri

Uniknya lagi, petai memiliki asam amino tryptophan yang membantu tubuh memproduksi serotonin — hormon kebahagiaan. Jadi, di balik aromanya yang khas, petai sebenarnya bisa membantu memperbaiki suasana hati, meredakan stres, bahkan mengatasi depresi ringan secara alami.

Kandungan karbohidrat kompleks dalam petai juga membuatnya menjadi sumber energi yang baik. Mengonsumsi petai dapat memberikan rasa kenyang lebih lama serta membantu tubuh memulihkan tenaga. Vitamin B6 di dalamnya berperan dalam mengubah makanan menjadi energi, sementara zat besi membantu mencegah anemia dan mendukung fungsi ginjal.

BACA JUGA:  Kemenkes Bicara Kasus Kematian COVID-19 Diduga Pasien JN.1 di Batam

Jadi, meskipun banyak yang “menjauh” karena aromanya, petai sebetulnya adalah paket lengkap manfaat bagi tubuh — dari pencernaan hingga kesehatan mental. Mungkin, sudah saatnya kita berhenti menilai dari bau, dan mulai menghargai manfaatnya yang nyata.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru