Suka Gorengan Tapi Berat Badan Terus Naik? Ini Penyebabnya yang Jarang Disadari

- Publisher

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Siapa yang bisa menolak gorengan? Camilan murah meriah dengan rasa gurih dan tekstur renyah ini memang jadi favorit banyak orang. Tapi di balik kelezatannya, gorengan menyimpan potensi tersembunyi yang bisa membuat berat badan melonjak dalam waktu singkat.

Pertanyaannya, benarkah makan gorengan bisa bikin gemuk? Jawabannya: ya, dan alasannya tidak sesederhana yang dibayangkan.

Kandungan Kalori Tinggi, Lemak Berlebihan

Masalah utama dari gorengan bukan pada bahan dasarnya seperti tempe, tahu, atau pisang, melainkan pada cara memasaknya. Proses deep frying atau menggoreng dengan minyak dalam jumlah besar menyebabkan bahan makanan menyerap minyak secara signifikan.

BACA JUGA:  Cegah Stunting dengan Makanan Murah Meriah Ini

Akibatnya, kandungan kalori dalam gorengan menjadi jauh lebih tinggi dibanding makanan yang dimasak dengan cara lain. Tak hanya itu, minyak yang digunakan—apalagi jika sudah dipakai berulang kali—bisa menghasilkan lemak jenuh dan lemak trans. Dua jenis lemak ini dikenal sebagai pemicu penumpukan lemak dalam tubuh, yang berujung pada kenaikan berat badan.

Makan Banyak Tapi Tetap Lapar? Ini Penyebabnya

Gorengan juga cenderung rendah serat dan protein. Padahal, dua nutrisi ini penting untuk menciptakan rasa kenyang yang bertahan lama. Akibatnya, meski baru saja makan gorengan, tubuh bisa kembali merasa lapar dalam waktu singkat. Tanpa disadari, kamu pun makan lebih banyak, lebih sering, dan kalori pun terus bertambah.

BACA JUGA:  Minum Susu Setelah Minum Obat, Berbahaya Kah?

Selain itu, konsumsi gorengan berlebihan dalam jangka panjang dapat memperlambat metabolisme. Lemak trans dan asupan kalori tinggi menghambat efisiensi tubuh dalam membakar energi, membuat sisa kalori akhirnya berubah menjadi lemak yang menumpuk.

Tips Aman Menikmati Gorengan Tanpa Takut Gemuk

Bukan berarti kamu harus langsung menghapus gorengan dari hidupmu. Tapi ada beberapa cara agar camilan ini tetap bisa dinikmati tanpa membuat jarum timbangan bergerak naik tajam:

  • Batasi konsumsi, maksimal 1–2 potong per hari, dan jangan dikonsumsi setiap hari
  • Pilih bahan dasar yang lebih bergizi seperti tempe, tahu, atau sayuran
  • Gunakan minyak baru atau minyak nabati seperti minyak kelapa atau kanola
  • Hindari gorengan yang dimasak dengan minyak bekas pakai berulang
  • Seimbangkan dengan makanan bergizi dan olahraga rutin
BACA JUGA:  Survei: Perokok Berisiko Lebih Rendah Tertular Corona

Gorengan memang lezat, tapi bisa jadi penyumbang terbesar naiknya berat badan jika tidak dikonsumsi dengan bijak. Kunci utamanya adalah pengendalian porsi, pemilihan bahan, dan pola hidup yang seimbang.

Jadi, jika kamu termasuk pecinta gorengan, tetap bisa menikmati tanpa rasa bersalah. Asal tahu batasnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru