DPRD Natuna Sahkan APBD 2026 Senilai Rp 1,048 Triliun, Wujud Sinergi Menuju Pembangunan Berkeadilan

- Publisher

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Ranperda APBD Kabupaten Natuna tahun 2026 dari Ketua DPRD ke Bupati Natuna. Foto: Istimewa

Penyerahan Ranperda APBD Kabupaten Natuna tahun 2026 dari Ketua DPRD ke Bupati Natuna. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai total Rp 1,048 triliun.

Pengesahan tersebut ditetapkan melalui Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda APBD, yang digelar di ruang sidang utama DPRD Natuna, Senin (10/11/2025).

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Natuna, Rusdi, didampingi Wakil Ketua I Daeng Ganda Rahmatullah dan Wakil Ketua II Wan Aris Munandar. Dari pihak eksekutif, hadir Bupati Natuna Cen Sui Lan, Sekretaris Daerah Boy Wijanarko, unsur Forkopimda, para asisten, hingga seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain agenda pengesahan APBD, rapat juga dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Natuna terkait Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 — langkah penting dalam menjaga kesinambungan regulasi daerah.

BACA JUGA:  Sunset Dinner Penuh Makna bersama Pangkoarmada I, Cen Sui Lan: “Natuna Adalah Surga di Tengah Samudra”

Rapat Berjalan Sesuai Mekanisme

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Rusdi menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan telah ditempuh dengan hati-hati dan sesuai dengan tata tertib lembaga legislatif.

“Seluruh tahapan pembahasan telah kita laksanakan secara cermat dan sesuai prosedur. Hari ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk menegaskan komitmen bersama terhadap arah pembangunan Natuna ke depan,” ujar Rusdi.

Ia menambahkan, pengesahan APBD bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan hasil kerja kolektif yang menggambarkan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Daerah dalam merancang arah kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

Dukungan Fraksi dengan Catatan Strategis

Enam fraksi DPRD Natuna secara bergantian menyampaikan pendapat akhir mereka. Meskipun menyatakan setuju atas pengesahan Ranperda APBD 2026, masing-masing fraksi turut memberikan catatan dan rekomendasi agar pelaksanaannya berjalan efektif dan transparan.

BACA JUGA:  Dikukuhkan Bupati Cen Sui Lan, 33 Paskibraka Natuna Siap Tugas pada 17 Agustus

Juru Bicara Fraksi Partai Golkar, Azi, menegaskan komitmen fraksinya dalam mendukung rancangan anggaran yang telah disusun bersama eksekutif.

“Kami menilai penyusunan Ranperda APBD 2026 telah melalui proses yang transparan dan akuntabel. Fraksi Partai Golkar menyatakan dapat menerima dan menyetujui Ranperda ini untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah,” ujar Azi.

Sementara itu, Juru Bicara Fraksi PDIP Plus, Tabrani, menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

“Kami mendorong agar Pemerintah Kabupaten Natuna mengedepankan efisiensi dan transparansi dalam setiap alokasi belanja. Fokus utama harus diarahkan pada sektor pertanian, pengembangan irigasi, serta peningkatan konektivitas antar pulau yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Rincian Struktur APBD 2026

Berdasarkan hasil paripurna, struktur APBD Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2026 terdiri atas:

  • Pendapatan Daerah: Rp 1,043 triliun
  • Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA): Rp 5 miliar
  • Belanja Daerah: Rp 1,048 triliun
BACA JUGA:  Batu Kapal Rebranding Gila-Gilaan! Siap Jadi Wisata Keluarga Kekinian yang Bikin Liburan Makin Seru

Komposisi anggaran tersebut menggambarkan keseimbangan antara kemampuan fiskal daerah dengan prioritas pembangunan strategis, termasuk peningkatan layanan dasar, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat.

Optimisme Menuju Tata Kelola yang Lebih Baik

Menutup rapat, Ketua DPRD Rusdi menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama seluruh pihak dalam menyelesaikan pembahasan APBD 2026.

“Kami optimistis, sinergi antara legislatif dan eksekutif yang terbangun saat ini akan membawa Natuna menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berkeadilan. APBD ini adalah instrumen penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah kepulauan Natuna,” tutupnya.

Dengan disahkannya APBD 2026 ini, DPRD Natuna berharap pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, merata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat hingga ke wilayah pulau-pulau terluar.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako
Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan
Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna
Prosesi Adat Melayu Warnai Penyambutan Pangkosek II di Lanud Raden Sadjad Natuna
Cen Sui Lan Serahkan Sertifikat dan TISKA kepada 25 Pramuka Natuna Peserta Jambore Nasional XII
Kemarau hingga 2027, Cen Sui Lan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla di Natuna

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna

Berita Terbaru