Transisi Energi, PLN Batam Menjual Renewable Energy Certificate Perdana kepada PT Volex Indonesia

- Publisher

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – PT PLN Batam menandai langkah baru dalam transisi energi dengan menjual Renewable Energy Certificate (REC) perdana kepada PT Volex Indonesia.

Energi bersih ini berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tanjung Uma, salah satu pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) milik PLN Batam.

Langkah ini selaras dengan target pemerintah Net Zero Emission (NZE) 2060, di mana sektor energi menjadi kunci dalam menurunkan emisi karbon nasional. Penjualan REC perdana menjadi capaian penting PLN Batam.

“Penjualan REC pertama ini bukti nyata peran PLN Batam dalam mendukung agenda transisi energi sekaligus memberi nilai tambah bagi pelanggan kami,” ujar Raditya Surya Danu, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PLN Batam, Senin 6 Oktober 2025.

BACA JUGA:  Jaksa Tolak Vonis Bebas Dua Bos Properti di Batam: Memori Kasasi Roma Nasir Sudah Dikirim, Riki Lim Menyusul

REC merupakan layanan PLN berupa pengakuan penggunaan EBT. REC ini merupakan bukti kepemilikan sertifikat standar internasional atas produksi tenaga listrik yang dihasilkan dari pembangkit energi terbarukan.

REC yang diperdagangkan dibeli melalui Platform I-REC, sistem sertifikasi internasional yang menguasai lebih dari 95 persen pasar global. Dengan platform ini, setiap sertifikat energi terbarukan yang diterbitkan bersifat kredibel, transparan, dan terverifikasi internasional, sehingga pelanggan industri dapat menunjukkan komitmen keberlanjutan tanpa harus membangun pembangkit sendiri.

BACA JUGA:  BP Batam: Pemberdayaan UMKM, Kunci Pertumbuhan Ekonomi Dua Digit di Kota Batam

Hadirnya listrik hijau dari PLN Batam ini menjadi dukungan nyata kepada industri dalam memenuhi permintaan pasar akan produk yang dihasilkan dengan energi ramah lingkungan.

Raditya menjelaskan, sekarang ini penggunaan energi bersih bukan lagi sekadar tren, melainkan faktor penting dalam menjaga daya saing industri di tingkat global.

Bagi PT Volex Indonesia, kolaborasi ini memungkinkan perusahaan mengklaim penggunaan energi bersih dalam operasionalnya di Batam. Hal ini sejalan dengan standar lingkungan global dan target pengurangan jejak karbon perusahaan, sekaligus memperkuat posisinya dalam rantai pasok internasional.

BACA JUGA:  Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara

PLN Batam menegaskan, transaksi perdana ini bukan akhir, tetapi awal pengembangan portofolio pembangkit EBT dan perluasan penawaran REC kepada lebih banyak pelanggan industri maupun korporasi. PLTS Tanjung Uma menjadi pilot project sekaligus pintu masuk kolaborasi energi hijau yang terverifikasi internasional.

Dengan langkah ini, PLN Batam hadir bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga mitra strategis industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan berkelanjutan di Batam, Kepulauan Riau, dan Indonesia.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group
Apresiasi Peran BP Batam, Banggar DPR RI Optimis Batam Menjadi Kawasan Investasi Berkelas Dunia
Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam
Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam
Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota
Cara Cek Tagihan Listrik PLN Batam Secara Online, Cukup Lewat HP
Prakiraan Cuaca Kepri 3 Juli: Batam hingga Karimun Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang
Tak Perlu Transit Lagi! Citilink Buka Rute Langsung Batam–Yogyakarta, Terbang Setiap Hari
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:34 WIB

Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Peran BP Batam, Banggar DPR RI Optimis Batam Menjadi Kawasan Investasi Berkelas Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:16 WIB

Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:43 WIB

Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota

Berita Terbaru