INIKEPRI.COM – Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah berada di atas angka normal, yakni lebih dari 140/90 mmHg. Kondisi ini kerap disebut silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala yang jelas.
Tekanan darah dapat meningkat secara tiba-tiba akibat stres, kelelahan, konsumsi makanan tinggi garam, atau pola hidup yang kurang sehat. Meski penanganan hipertensi idealnya dilakukan secara medis dan jangka panjang, ada beberapa cara sederhana yang dapat membantu menurunkan tekanan darah secara sementara dalam waktu singkat.
Perlu diingat, langkah-langkah berikut hanya bersifat pertolongan awal, bukan pengganti pengobatan dokter.
1. Tarik Napas Dalam dan Perlahan
Latihan pernapasan dapat membantu menenangkan sistem saraf dan meredakan stres, salah satu pemicu utama naiknya tekanan darah.
Duduklah dengan nyaman, tarik napas melalui hidung selama 4 detik, tahan 2–3 detik, lalu hembuskan perlahan lewat mulut selama 6 detik. Ulangi selama beberapa menit hingga tubuh terasa lebih rileks.
2. Duduk dan Tenangkan Diri
Cari tempat duduk yang nyaman dan tenang. Sandarkan punggung, letakkan kedua kaki di lantai, lalu pejamkan mata. Fokuskan perhatian pada pernapasan dan biarkan tubuh beristirahat sejenak agar jantung tidak bekerja terlalu keras.
3. Jauhi Pemicu Stres
Jika memungkinkan, tinggalkan situasi yang memicu emosi seperti marah, panik, atau cemas. Mendengarkan musik yang menenangkan atau berbincang ringan dengan orang terdekat dapat membantu mengalihkan pikiran dari stres.
4. Longgarkan Pakaian yang Ketat
Pakaian atau aksesori yang terlalu ketat, seperti ikat pinggang atau kerah baju, dapat menghambat aliran darah. Melonggarkan pakaian membantu tubuh lebih nyaman dan memperlancar sirkulasi darah.
5. Minum Air Putih
Kurang cairan dapat membuat darah lebih kental dan memicu kenaikan tekanan darah. Minumlah segelas air putih secara perlahan untuk membantu melancarkan peredaran darah dan menyegarkan tubuh.
Apabila tekanan darah sering meningkat atau disertai keluhan seperti pusing berat, nyeri dada, pandangan kabur, atau sesak napas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Penanganan medis tetap menjadi langkah utama dalam mengendalikan hipertensi secara aman dan berkelanjutan.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















