Ansar Ahmad Paparkan Program Strategis Kepri di Halalbihalal Jabodetabek

- Publisher

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur dan Wagub Kepri bersama tokoh Kepri yang ada di Jabodetabek. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur dan Wagub Kepri bersama tokoh Kepri yang ada di Jabodetabek. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura bersilaturahmi dengan Keluarga Besar Kepulauan Riau yang berdomisili di wilayah Jabodetabek dalam acara halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut digelar di Novotel Mangga Dua Square, Minggu (19/4/2026), dan berlangsung hangat serta penuh keakraban.

Dalam kesempatan itu, Ansar memaparkan berbagai program pembangunan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepri, mulai dari infrastruktur hingga peningkatan ekonomi masyarakat.

Salah satu program strategis yang disampaikan adalah rencana pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat.

“Insyaallah ini akan dijadikan magnet wisata sejarah, budaya, religi,” ujar Ansar.

Ia menyebutkan, pengembangan Pulau Penyengat telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Setidaknya 300-400 warga negara Singapura dan Malaysia berkunjung ke Penyengat. Aktivitas ekonomi masyarakat sudah lebih maju dan berkembang,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Gelar Open House di Hari ke-2 Idul Fitri 1445 H, Undang Seluruh Masyarakat

Menurut Ansar, pembangunan monumen bahasa tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata, tetapi juga untuk memperkuat identitas kemelayuan sebagai asal muasal Bahasa Indonesia.

Selain itu, ia juga memaparkan program revitalisasi kawasan Penyengat, termasuk perbaikan Masjid Raya Sultan Riau, jalan, drainase, hingga sistem pengolahan air laut menjadi air tawar (SWRO), dengan total anggaran sekitar Rp96 miliar dari APBN.

Di bidang sosial dan keagamaan, Pemprov Kepri telah menempatkan 50 dai hinterland untuk memperkuat pembinaan masyarakat di wilayah pesisir dan perbatasan. Selain itu, bantuan rumah ibadah sejak 2025 mencapai Rp46,12 miliar serta insentif keagamaan kepada 13.348 penerima senilai Rp5,67 miliar.

Pada sektor kesehatan, pemerintah menyediakan rumah singgah di Jakarta dan Batam bagi masyarakat Kepri yang menjalani pengobatan rujukan, masing-masing dengan kapasitas 50 kamar dan fasilitas setara hotel bintang tiga.

BACA JUGA:  Banyak Ikan di Laut NTT Naik ke Darat, Pertanda Apa Nih?

“Kita telah merencanakan menambah asrama mahasiswa dan rumah singgah untuk masyarakat Kepri,” ujarnya.

Pemprov Kepri juga mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan dengan menyekolahkan 58 dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di seluruh rumah sakit kabupaten/kota.

Di bidang perlindungan sosial, sebanyak 31.304 nelayan telah mendapatkan bantuan BPJS Ketenagakerjaan selama empat tahun terakhir, serta 9.200 petani dalam dua tahun terakhir. Tahun ini, program tersebut juga akan menyasar pengemudi transportasi daring.

“Tahun ini perlindungan sosial diberikan kepada driver online. Kita akan berupaya memberikan proteksi bagi pekerja rentan lainnya,” tegas Ansar.

Sementara itu, melalui Program Kepri Terang, sebanyak 14.222 rumah tangga telah mendapatkan akses listrik gratis. Tahun ini, program tersebut akan diperluas untuk 1.400 rumah tangga tambahan.

Saat ini, tingkat elektrifikasi di Kepri telah mencapai 99,98 persen. Pemerintah juga tengah mengejar target pemenuhan listrik 24 jam di seluruh desa dan pulau, termasuk melalui pemasangan Solar Home System di pulau-pulau kecil.

BACA JUGA:  Total Bantuan Rp10 Miliar Diserahkan Gubernur Ansar Untuk 185 Rumah Ibadah dan 617 Guru PA Kabupaten Bintan

Di sektor ekonomi, Pemprov Kepri memberikan dukungan permodalan bagi pelaku UMKM bekerja sama dengan Bank Riau Kepri, dengan plafon pinjaman hingga Rp40 juta dan bunga yang disubsidi pemerintah.

“Sudah dipinjamkan kepada 1.872 UMKM dan program ini akan terus dilanjutkan,” kata Ansar.

Acara halalbihalal tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ismeth Abdullah, serta perwakilan masyarakat Kepri di Jabodetabek, mahasiswa, dan tokoh adat.

Kegiatan juga diisi dengan tausiyah oleh Abdil Muhadir Ritonga yang mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi.

“Halalbihalal hadir untuk melepas rasa rindu, dijadikan momen silaturahim, bersalaman, menghapus dosa satu dengan yang lain,” pungkas Ansar.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

BRIN Bongkar Fakta Baru Natuna: Bukan Sekadar Perbatasan, Tapi Simpul Peradaban Maritim Asia Tenggara
Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial
Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan
Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun
Pemkab Natuna Pangkas Ribuan Penerima BPJS Gratis, Bantuan Kini Diprioritaskan untuk Warga Miskin
Amsakar-Li Claudia Ultimatum OPD: 15 Program Prioritas Tak Boleh Lagi Jalan di Tempat
Investasi Moncer, Daya Saing Belum Maksimal: Mengapa Batam Tak Masuk 10 Besar IDSD 2025?
Luar Biasa! Tim Futsal MAN Karimun Bawa Pulang Tiga Prestasi Sekaligus di HPMTBK Cup 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:58 WIB

BRIN Bongkar Fakta Baru Natuna: Bukan Sekadar Perbatasan, Tapi Simpul Peradaban Maritim Asia Tenggara

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:13 WIB

Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:49 WIB

Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:00 WIB

Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WIB

Amsakar-Li Claudia Ultimatum OPD: 15 Program Prioritas Tak Boleh Lagi Jalan di Tempat

Berita Terbaru