Batam Tak Terbendung! Rp17,4 Triliun Mengalir dalam Tiga Bulan Pertama 2026, PMDN Melonjak 216 Persen

- Publisher

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Kota Batam kembali menegaskan posisinya sebagai lokomotif investasi di Provinsi Kepulauan Riau. Sepanjang triwulan I tahun 2026, realisasi investasi di kota industri tersebut menembus Rp17,4 triliun.

Angka fantastis ini tumbuh 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jika dibandingkan triwulan IV 2025, realisasi investasi Batam juga meningkat sebesar 68,92 persen.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menilai lonjakan investasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan investor terhadap Batam terus meningkat.

“Pertumbuhan PMDN ini menjadi sinyal positif bahwa investor domestik semakin percaya terhadap prospek ekonomi dan kepastian investasi di Batam,” ujar Amsakar, Selasa (12/5/2026).

BACA JUGA:  Selama Ramadan 1444 H! Dapatkan Promo Beli 10 Gratis 1 dari Golden View Hotel Batam

PMDN Melonjak 216 Persen

Salah satu pencapaian paling menonjol berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang tercatat sebesar Rp8,5 triliun. Nilai tersebut melonjak hingga 216 persen secara tahunan.

Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) juga menunjukkan performa solid dengan realisasi sebesar Rp8,8 triliun.

Menurut Amsakar, pertumbuhan yang relatif seimbang antara PMDN dan PMA memperlihatkan bahwa fondasi investasi Batam semakin kokoh.

“Ini menunjukkan iklim usaha di Batam semakin kondusif, kompetitif, dan didukung oleh infrastruktur yang terus berkembang,” katanya.

BACA JUGA:  Pemko Batam Komitmen Percepat Penurunan Stunting Lewat 8 Aksi Konvergensi

Industri Elektronik dan Kimia Dominasi Investasi

Dari sisi sektor usaha, industri mesin dan elektronik menjadi kontributor terbesar dengan porsi 23,65 persen dari total investasi.

Posisi berikutnya ditempati industri kimia dan farmasi sebesar 21,18 persen, disusul sektor jasa lainnya sebesar 17,70 persen.

Sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran juga memberikan kontribusi signifikan sebesar 13,09 persen.

Komposisi ini mencerminkan transformasi Batam menuju pusat industri modern dan ekosistem bisnis terpadu yang semakin matang.

BACA JUGA:  Respons Cepat Amsakar - Li Claudia: Stop Cut and Fill, Prioritaskan Keselamatan

Batam Kuasai 73,5 Persen Investasi Kepri

Batam juga menjadi penyumbang utama investasi di Provinsi Kepulauan Riau.

Dari total realisasi investasi Kepri yang mencapai Rp23,8 triliun pada triwulan I 2026, Batam menyumbang sekitar 73,5 persen.

Dominasi tersebut semakin memperkuat peran strategis Batam sebagai motor pertumbuhan ekonomi di wilayah barat Indonesia.

“Batam terus menunjukkan kemampuan dalam menarik investasi sekaligus mempercepat realisasinya secara produktif. Ini menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja,” tegas Amsakar.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 38,97 Triliun, BP Batam: Kepastian dan Kemudahan Berusaha Jadi Faktor Penting Gaet Investor
Aturan Ojek Online Segera Dituangkan dalam Perpres, Pengantaran Barang dan Makanan Ikut Diatur
Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh
Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Bersubsidi, Siapa Saja yang Masuk Kategori Ini?
Harga Pertamax di Batam Turun Mulai 1 Agustus 2026, Cek Daftar BBM Terbaru
Sambut HUT Ke-81 RI, PLN Batam Hadirkan Promo Tambah Daya Listrik Hanya Rp81 Ribu
Inflasi Batam Capai 4,75 Persen, Pemko Perkuat Sinergi dengan BI, Bulog, dan BPS Tekan Kenaikan Harga
Investasi Batam Tembus Rp29,89 Triliun, Serap Lebih dari 40 Ribu Tenaga Kerja pada Semester I 2026

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 38,97 Triliun, BP Batam: Kepastian dan Kemudahan Berusaha Jadi Faktor Penting Gaet Investor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Aturan Ojek Online Segera Dituangkan dalam Perpres, Pengantaran Barang dan Makanan Ikut Diatur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Bersubsidi, Siapa Saja yang Masuk Kategori Ini?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Harga Pertamax di Batam Turun Mulai 1 Agustus 2026, Cek Daftar BBM Terbaru

Berita Terbaru