Wamen Giring Dukung Pengembangan Pulau Penyengat, Museum dan Monumen Tugu Bahasa Siap Dibangun

- Publisher

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha Djumaryo berfoto bersama usai melaksanakan sejumlah pembahasan terkait pengembangan dan rencana pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa Pulau Penyengat di Kantor Kementrian Kebudayaan RI, Jakarta. Foto: KepriProv

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha Djumaryo berfoto bersama usai melaksanakan sejumlah pembahasan terkait pengembangan dan rencana pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa Pulau Penyengat di Kantor Kementrian Kebudayaan RI, Jakarta. Foto: KepriProv

INIKEPRI.COM – Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha Djumaryo, kembali menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan kawasan Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Dukungan tersebut mencakup penataan kawasan hingga pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa yang telah dipersiapkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Komitmen tersebut disampaikan Giring saat menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di Kantor Kementerian Kebudayaan RI, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Giring menegaskan bahwa Kementerian Kebudayaan siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian sekaligus pengembangan Pulau Penyengat sebagai kawasan bersejarah yang memiliki nilai penting bagi peradaban Melayu.

“Kementerian Kebudayaan siap mendukung penuh. Penataan ini bukan hanya soal estetika, tetapi bagaimana masyarakat dapat belajar dan merasakan langsung konteks sejarah maritim Melayu,” kata Giring.

BACA JUGA:  Lagi 'Enak-Enak' dengan Selingkuhannya, Pria ini Digerebek Istrinya Yang Lagi Hamil

Audiensi tersebut dilakukan dalam rangka membahas penataan, pelestarian, dan pengembangan kawasan Pulau Penyengat yang merupakan pusat sejarah Kesultanan Riau-Lingga sekaligus salah satu warisan budaya penting di Indonesia.

Gubernur Ansar Ahmad yang hadir didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kepri Herry Andrianto, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kepri Jumhari, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kepri Dodi Sepka Novyandi, menyampaikan bahwa pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa telah siap direalisasikan.

Menurut Ansar, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran maupun desain pembangunan sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Melayu di Pulau Penyengat.

BACA JUGA:  Capaian Vaksinasi COVID-19 Kepri Tertinggi Setelah Jakarta dan Bali

Selain itu, Ansar juga meminta dukungan pemerintah pusat agar pengembangan kawasan Pulau Penyengat dapat berjalan optimal mengingat kawasan tersebut memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.

“Pulau Penyengat sudah menjadi kebanggaan bagi kita semua karena sudah banyak pengunjung wisatawan mancanegara,” ujar Ansar Ahmad.

Ia menyebut wisatawan yang datang ke Pulau Penyengat tidak hanya berasal dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, tetapi juga dari berbagai negara lain, termasuk Italia dan Prancis. Selain wisatawan asing, kawasan tersebut juga kerap dikunjungi mahasiswa dari luar Kepulauan Riau serta sejumlah pejabat tinggi negara sahabat.

BACA JUGA:  Sosok Kiai SB Perkosa 15 Santriwati, Paksa Seks Oral di Asrama Putri

Dalam kesempatan itu, Ansar turut mengundang Giring untuk datang langsung ke Pulau Penyengat guna melihat potensi sejarah dan budaya yang dimiliki kawasan tersebut.

“Kami mengajak Pak Wamen untuk berkunjung ke Pulau Penyengat,” kata Ansar.

Pulau Penyengat selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan kebudayaan Melayu dan tempat lahirnya karya-karya besar Raja Ali Haji, termasuk kontribusinya terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Karena itu, pengembangan kawasan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pelestarian budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemkab Natuna Pemegang Saham, Cen Sui Lan Minta BRK Syariah Perluas Pembiayaan UMKM
Cen Sui Lan Gandeng Guspurla Koarmada I, Perkuat Pengamanan Laut Natuna dari Ancaman Kapal Ikan Asing
Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat
Bak Negeri Bersalju, Gunung Bromo Diselimuti Embun Upas saat Suhu Sentuh 2 Derajat Celsius
Pernikahan Unik di Lingga, Kapal Lantera Kemenag Jadi Tempat Akad Dua Pasangan Pengantin
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis 11 Juni 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Pulau Penyengat Jadi Magnet Wisata, Dua Event Besar Kepri Digelar Juni Ini

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:04 WIB

Pemkab Natuna Pemegang Saham, Cen Sui Lan Minta BRK Syariah Perluas Pembiayaan UMKM

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:26 WIB

Cen Sui Lan Gandeng Guspurla Koarmada I, Perkuat Pengamanan Laut Natuna dari Ancaman Kapal Ikan Asing

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:38 WIB

Wamen Giring Dukung Pengembangan Pulau Penyengat, Museum dan Monumen Tugu Bahasa Siap Dibangun

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:16 WIB

Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:13 WIB

Pernikahan Unik di Lingga, Kapal Lantera Kemenag Jadi Tempat Akad Dua Pasangan Pengantin

Berita Terbaru